Sidang Angelina Sondakh
Angelina Klaim Tak Tahu Pembicaraan Rosa dan Haris Soal Kampus
Terdakwa korupsi penggiringan proyek di Kemenpora dan Kemendiknas Angelina Sondakh mengakui memperkenalkan Direktur Marketing Permai
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa korupsi penggiringan proyek di Kemenpora dan Kemendiknas Angelina Sondakh mengakui memperkenalkan Direktur Marketing Permai Grup Rosa Manulang kepada Sekretaris Ditjen Dikti Haris Iskandar di Plaza FX Senayan pada 2010.
Angelina mengakui, tidak tahu motif Rosa ingin bertemu dengan Haris. Karena sebelumnya, Angelina sudah mencoba mengabaikan permintaan Rosa untuk diperkenalkan dengan Haris. Karena itu Nazaruddin bertanya kenapa sampai tidak mau mengenalkan Rosa ke Haris.
"Karena Nazar yang minta, apalagi dengan kata-kata anak buah saya, jadi mau saya pertemukan," ujar Angelina saat diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Jumat (14/12/2012). Menurutnya, ia mengaku tak memahami maksud Rosa berkenalan dengan Haris.
Jawaban Angelina menjadi tanda tanya hakim Ketua Sudjatmiko. Ia heran kenapa Rosa mau dipertemukan dengan Haris harus lewat Angelina, sehingga Sudjatmiko kembali menanyakan apakah pertemuan itu terkait proyek universitas yang sedang diajukan Dikti dalam pembahasan anggaran.
"Saya niat baik saja,karena kenal dengan haris. Saya terus terang tidak mendalami, Rosa hanya minta diperkenalkan. Katanya ada masalah di kampus-kampus. Kalau motifnya Rosa saya tidak tahu. Tapi saya mempertemukan karena rasa enggan saya ke Nazar dan niat baik," tukas Angelina.
Politisi Demokrat ini masih kekeuh mempertemuan Rosa dengan Haris karena niat baik. Namun ia tidak berpikir macam-macam di balik maksud Rosa. Akhirnya, Angelina mengenalkan Rosa kepada Haris di Plaza FX Senayan karena dekat dengan Kemendiknas.
"Pada saat itu Haris sudah datang duluan, dan Rosa juga sudah ada di tempat. Lalu saya mengantar Rosa ke Haris. Ya memperkenalkan biasa, soal ada masalah-masalah di kampus. Saya bilang bicarakan sendiri saja. Saya waktu itu membawa anak saya dan mengantar bermain di atas," terangnya lagi.
Soal masalah kampus, menurut Angelina, adalah bahasa yang digunakan Rosa untuk menemui Haris. Angelina berdalih tidak mau ikut campur sehingga memilih mengantar anaknya bermain. Ia lagi-lagi berdalih tidak memahami apa yang dimaksudkan Rosa.
Keterangan Angelina berlainan dengan kesaksian Haris dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2012). Menurutnya, ia datang ke Plaza FX karena diundang Angelina. Ia dikenalkan Rosa sebagai rekanan proyek oleh Angelina.
Saat itu, Angelina mengarahkan universitas di Dikti agar dipegang oleh rekanan Permai Grup milik Nazaruddin dengan rekanan Rosa dan diakui Haris seraya menjawab, "Buat saya yang terpenting ada pengajuan proposalnya. Dan jawaban saya normatif."
Haris mengaku untuk universitas Indonesia Timur dipegang oleh Angelina. "Beliau memprovokasi untuk Indonesia Timur. Dia konsern-nya untuk Indonesia Timur," papar Haris lagi.
Klik: