Kamis, 9 April 2026

Yuk, Cegah Dini Penyebaran HIV/AIDS

Dalam salah satu episode tayangan talkshow Kick Andy, Timotius Hadi Wijoyo, seorang tamu yang diundang tampil di acara

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Anwar Sadat Guna

Harapannya, agar masyarakat dapat mengambil manfaat positif dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan dan bertanggung jawab atas 'keselamatan kesehatan' masing-masing dengan melakukan hubungan seks yang aman.

Dengan meningkatkan usaha pencegahan, kita dapat menghentikan laju epidemi HIV di kehidupan masyarakat dan keluarga.

Program edukasi yang digelar selama PKN 2012 cukup membumi. Misalnya, penyelenggaraan konser musik bertajuk Konser Goyang Sutra di Lapangan Kopasus, Cijantung, Jakarta yang
menghadirkan sejumlah artis dan selebriti seperti Julia Perez, Zaskia, Ikke Nurjanah, dan Fitri Carlina.

Dalam kegiatan yang bersifat menghibur ini, DKT dan KPAI menyelipkan pesan edukatif tentang seks aman. Konser ini dihadiri tak kurang oleh sekitar 10.000 orang dan ditayangkan langsung sebuah stasiun televisi swasta nasional.

Aktivitas edukasi lainnya selama PKN 2012 dilakukan di 12 kota besar di seluruh Indonesia, terutama pada daerah yang memiliki warga dengan risiko tinggi terkena HIV/AIDS, seperti pangkalan truk, pelabuhan, dan lokalisasi. Relawan membagi-bagikan materi tentang HIV/AIDS dan seks aman.

Edukasi dalam format elegan digelar di sejumlah kampus dan tempat-tempat nongkrong di Jakarta. Di Bali, kampanye PKN 2012 dilakukan melalui penyediaan kondom dan lubrikan kepada sebuah klinik yang melayani kaum gay dan waria.

DKT International yang berkantor pusat di Washington D.C dikenal konsisten menjalankan program pencegahan HIV/AIDS di banyak negara. Perusahaan ini terlibat langsung dalam kampanye pencegahan HIV/AIDS dan program keluarga berencana di lebih dari 20 negara berkembang di seluruh dunia.

Di Indonesia, DKT berdiri tahun 1996 dan berfokus utama pada upaya meningkatkan penggunaan kondom di masyarakat guna memperlambat penyebaran virus HIV di Indonesia.

Sementara, KPAN merupakan lembaga non-kementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Lembaga yang didirikan pada 1994 ini beroperasi hingga tingkat provinsi dan diketuai langsung oleh gubernur serta tingkat kabupaten/kota yang diketuai bupati dan walikota.

Sehari-hari, KPAN diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri sebagai wakilnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved