Gerindra Pertanyakan Janji Mendag Tuntaskan Masalah Beras Impor
Partai Gerindra mempertanyakan janji Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi untuk menyelesaikan masalah beras impor asal Vietnam.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Gerindra mempertanyakan janji Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi untuk menyelesaikan masalah beras impor asal Vietnam.
Pasalnya sejak dilantik pada 12 Februari lalu menggantikan Gita Wirjawan, belum ada perkembangan berarti. Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi, mempertanyakan janji Menteri Perdagangan yang mengatakan akan menyelesaikan masalah beras impor Vietnam.
“Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi pada saat dilantik menggantikan Gita Wirjawan mengatakan akan menyelesaikan masalah beras impor Vietnam dalam waktu sesingkat-singkatnya. Namun hingga saat ini belum juga ada penyelesaiannya," ujar Suhardi, Kamis (13/3/2014).
Suhardi juga mengingatkan bahwa impor bahan pangan harus dihindari. Karena Indonesia kaya akan sumber pangan. Tidak hanya beras, banyak sumber pangan lain yang bisa dimanfaatkan oleh rakyat seperti jagung, ketela, sorgum, dan sebagainya.
“Gerindra menagih janji Menteri Perdagangan untuk menyelesaikan masalah beras impor Vietnam. Sudah satu bulan berlalu sejak beliau dilantik dan menjanjikan hal tersebut, namun realisasi dari apa yang dijanjikan belum juga terlihat. Janganlah masalah ini dibiarkan berlarut-larut," jelasnya.
"Impor bahan pangan adalah sebuah kesalahan besar. Bangsa ini harus punya ketahanan dan kemandirian pangan," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140214_161432_muhammad-lutfi-melambaikan-tangan-kemedia.jpg)