Jumat, 10 April 2026

Ujian Nasional 2014

Polisi Berpakaian Preman akan Ikut Awasi Ujian Nasional

Kapolres Magelang, AKBP Murbani Budi Pitono menyiagakan sekitar dua peleton atau sekitar 60 personel untuk kegiatan Ujian Nasional (UN) 2014

Tribun Timur/SANOVRA JR
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Abdullah Djabbar (kanan) memeriksa kardus soal Ujian Nasional (UN) di gudang penyimpanan di Jalan Parumpa Daya, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (1/4/2014). Sebanyak 13.056 kardus logistik UN diterima Dinas Pendidikan Sulsel dan didistribusikan dengan perioritas lebih awal ke kabupaten terjauh di Sulsel. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Kapolres Magelang, AKBP Murbani Budi Pitono menyiagakan sekitar dua peleton atau sekitar 60 personel untuk kegiatan Ujian Nasional (UN) 2014. 60 personel itu nantinya akan ditugaskan untuk mengawal naskah soal UN dan mengawasi pelaksanaan UN di sekolah se-Kabupaten Magelang.

"Untuk pengawalan semua personel kami wajibkan untuk membawa senjata dan pakaian dinas. Sementara, saat pengawasan, personel dihimbau memakai pakaian preman," jelas Murbani, Sabtu (12/4/2014).

Pakaian preman yang nantinya dikenakan personel, menurutnya agar tetap memberi rasa nyaman dan aman pada peserta ujian. Sehingga, pelaksanaan UN dapat berjalan dengan lancar.

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magelang menjamin tidak ada kebocoran soal Ujian Nasional (UN) SMA/MA/SMK yang akan diselenggarakan Senin (14/4/2014) hingga Rabu (16/4/2014). Pihak Disdikpora menggandeng petugas Polres untuk menjaga dan mengawal soal ujian yang akan didistribusikan mulai Senin (16/4/2014).

Sekretaris Disdikpora Mushowir menjelaskan, ribuan naskah UN untuk SMA/SMK/MA, nantinya akan ditempatkan di satu titik yakni gedung Disdikpora setempat. Meski ditempatkan di satu titik, Mushowir mengklaim soal lebih aman dan tidak bocor.

"Kami melakukan pengawasan secara ketat terhadap naskah soal. Kita sudah ada prosedur dan ketetapan agar soal itu dijaga oleh panitia dari Disdikpora, perwakilan sekolah, dan Polisi, yang standby 24 jam," jelasnya usai menerima naskah UN dari Provinsi Jateng, Sabtu (12/4/2014).

Naskah soal UN tingkat SMA/SMK/MA di Kabupatan Magelang tersebut, datang sekitar pukul 13.40 WIB, di Disdikpora. Naskah UN dibawa oleh satu armada truk dengan box tertutup serta mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Nantinya, soal tersebut akan didistribusikan untuk 3371 peserta SMA, 1114 peserta Madrasah Aliyah, 722 peserta paket C, dan 4496 peserta SMK. Sedangkan jumlah total semua naskah tersebut, menurut Mushowir, dikalikan dengan jumlah mata pelajaran yang diujikan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved