Selasa, 21 April 2026

Demokrat Butuh Penyegaran untuk Raih Kemenangan

Kader-kader yang terjerat korupsi itu hanyalah oknum yang berusaha memperkaya diri sendiri dengan cara tidak benar.

Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat, Steven Rumangkang mengatakan meski banyak kader-kader Partai Demokrat yang tersangkut korupsi, namun korupsi tersebut bukan dilakukan oleh partai secara sistematis.

Kader-kader yang terjerat korupsi itu hanyalah oknum yang berusaha memperkaya diri sendiri dengan cara tidak benar.

“Partai Demokrat jelas tidak terlibat dalam kasus korupsi yang melibatkan kader. Itu ulah oknum. Kalau partai melakukan korupsi, tentunya Partai Demokrat sudah kaya.Tapi sampai sekarang, 10 tahun SBY berkuasa, kami belum juga memiliki rumah sendiri (kantor DPP PD). Rumah kami saja masih ngontrak di mana korupsinya partai kami?,” ujar Steven disela-sela acara silahturahmi pendiri dan deklarator PD di Jakarta, Rabu (10/9).

Steven pun menggambarkan rumah-rumah mewah yang dimiliki para koruptor sebagai bukti keberhasilan mereka merampok uang negara.

”Yang namanya koruptor itu pasti rumahnya mewah dan mungkin bukan cuma satu. Kami punya rumah saja tidak, bagaimana dikatakan PD korupsi?,” ujarnya.

Menurutnya, Partai Demokrat tidak pernah membela para kader yang terlibat korupsi, kalau PD terlibat maka tentunya semua kader yang korup akan dibela.

”Ini harusnya kan diapresiasi, tapi sayangnya masyarakat melihat hal ini dengan angle yang berbeda, sehingga partai pun harus ikut merasakan dampak dari ulah para kadernya yang korup. Kedepan kami akan berupaya patungan untuk memiliki rumah sendiri,” ujarnya,

Dia yakin jika PD kembali ke jati dirinya, maka PD akan kembali meraih kemenangan. Dulu menurut Steven, PD dibangun dari nol, dan sekarang tidak dari nol, maka tentunya tugas untuk menjadikan PD menjadi partai nomor satu lagi tidak seberat ketika awal didirikan.

“Syaratnya harus ada perbaikan, ganti strategi, ganti managemen. PD saat ini butuh penyegaran layaknya tim sepakbola yang kalah dalam sebuah kompetisi,”katanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved