Bukan Emosi, Jubir Sebut JK Cuma Ingatkan Jasanya di Karier Politik Jokowi: Orang Bugis Emang Begitu
Jubir mengatakan bahwa JK tidak marah, tetapi memang seperti itulah karakternya, ditambah lagi JK juga berasal dari garis keturunan Bugis.
Ringkasan Berita:
- JK mengklaim bahwa tanpa jasa darinya, Jokowi tidak mungkin diusung oleh PDIP menjadi cagub dalam Pilkada DKI Jakarta 2012 serta capres saat Pilpres 2014.
- Gaya bicara JK ketika menyampaikan hal tersebut pun dinilai sangat emosional, tetapi hal itu dibantah oleh jubirnya, Husain.
- Menurut Husain, memang seperti itulah karakter JK, ditambah lagi JK juga berasal dari garis keturunan Bugis. Husain mengatakan bahwa JK hanya berusaha menegaskan apa yang sebenarnya dia yakini selama ini
TRIBUNNEWS.COM - Juru Bicara (Jubir) Jusuf Kalla atau JK, Husain Abdullah, mengatakan bahwa JK tidak marah atau emosi ketika menyampaikan bahwa dia berjasa dalam karier politik eks Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi).
JK sendiri diketahui pernah menjadi Wakil Presiden (Wapres) yang mendampingi Jokowi pada periode pertama, yakni 2014-2019.
Sebelumnya, JK mengklaim bahwa tanpa jasa darinya, Jokowi tidak mungkin diusung oleh PDIP menjadi calon gubernur (cagub) dalam Pilkada DKI Jakarta 2012 serta calon presiden (capres) saat Pilpres 2014.
Bahkan, JK juga menyinggung peran Termul atau Ternak Mulyono yang biasanya ditujukan bagi para pendukung Jokowi.
Gaya bicara JK ketika menyampaikan hal tersebut pun dinilai sangat emosional, tetapi hal itu dibantah oleh Husain.
Menurut Husain, memang seperti itulah karakter JK, ditambah lagi JK juga berasal dari garis keturunan Bugis.
JK diketahui lahir di Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan pada tanggal 15 Mei 1942 sebagai anak ke-2 dari 17 bersaudara dari pasangan Haji Kalla dan Athirah, pengusaha dari keturunan Bugis yang memiliki bendera usaha Kalla Group.
"Saya kira emosi tidak juga ya, karena tiap-tiap orang kan beda karakter, apalagi Pak JK ini orang Bugis, tentu punya karakter sendiri dalam merespons setiap masalah yang kira-kira mengganggu apa yang menjadi kebiasaannya atau sikapnya selama ini," papar Husain, Senin (20/4/2026), dikutip dari YouTube Kompas TV.
Husain mengatakan bahwa JK hanya berusaha menegaskan apa yang sebenarnya dia yakini selama ini
"Jadi tidak emosional juga sebenarnya, karakter orang Bugis ya seperti itu, tidak marah juga, biasa aja saya rasa," ucapnya.
Sementara itu, Jokowi sendiri menanggapi pernyataan JK itu dengan santai dan mengatakan bahwa dirinya memang bukan sosok istimewa serta berasal dari latar belakang sederhana.
Baca juga: Kisah Jusuf Kalla: Diminta Megawati Dampingi Jokowi dan Hampir Jadi Cawapres Megawati
“Ya saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung,” ungkap Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin, dikutip dari TribunSolo.com.
Pernyataan JK
Dalam konferensi pers terkait klarifikasi potongan video ceramahnya saat menjadi pembicara di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026), JK menyampaikan bahwa peran besarnya terhadap kerier politik Jokowi.
Bahkan, JK juga membandingkan perannya dan peran para termul dalam mengusung Jokowi dalam Pilgub dan Pilpres.