Minggu, 12 April 2026

Bripka Ranto Berniat Simpan Seragam Satgas FPU Indonesia VI di Lemari Kaca

Baret biru yang dikenakan Satgas FPU Indonesia menjadi ciri khas tersendiri bagi mereka-mereka yang terpilih bertugas

Tribunnews.com/Theresia
Bripka Ranto Ahmad 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bisa mengenakan seragam Satgas FPU Indonesia dan bertugas untuk misi perdamaian dunia tentunya menjadi idaman bagi seluruh anggota Polri di tanah air.

Baret biru yang dikenakan Satgas FPU Indonesia menjadi ciri khas tersendiri bagi mereka-mereka yang terpilih bertugas di luar negeri, dibawah bendera PBB.

Dan pastinya tidak mudah untuk bisa masuk serta bergabung di Satgas FPU Indonesia. Pasalnya perlu proses seleksi yang teramat ketat.

Setiap kali terpilih menjadi Satgas FPU Indonesia, mereka yang terdiri dari 140 anggota ini bertugas di negara tujuan selama satu tahun.

Dan sekembalinya ke Indonesia, pasti mereka akan dipandang sesama rekan-rekannya dan memiliki kebanggan tersendiri bagi pengalaman hidup mereka.

Menyoal rasa bangga bisa tergabung dalam Satgas FPU Indonesia, Wakapolri Komjen Badrodin Haiti pernah menyinggung soal seragam Satgas FPU saat Upacara Purna Tugas Satgas FPU Indonesia VI, Selasa (16/12/2014) di Rupatama Mabes Polri.

Dalam kesempatan itu, Badrodin mengingatkan anggotanya agar bangga namun tetap mawas diri dan tidak jumawa.

"Saya apresiasi ke Satgas FPU Indonesia VI yang telah bertugas selama 1 tahun. Ini tugas mulia dan cukup berat. Saya berharap ini jadi pengalaman yang baik dalam bergabung dengan pasukan yang bernaung dibawah PBB," tutur Badrodin.

Badrodin melanjutkan selama ini pasukan Indonesa kerap mendapat predikat baik diantara satgas-satgas lainnya. Ia pun berharap kedepannya predikat itu tetap dijaga dan dilanjutkan.

Kemudian Badrodin menyinggung ulah Kapolres yang sangking bangganya menjadi anggota FPU, kapolres tersebut masih menggunakan seragam berbaret biru tersebut.

"Saya dapat laporan ada Kapolres yang sangking bangganya dia pakai seragam FPU. Ini kebanggaan tapi berlebihan," tegas Badrodin.

Badrodin menegaskan seragam FPU dipakai saat tugas, setelah kembali ke Indonesia hendaknya menyesuaikan.

Lalu bagaimana tanggapan anggota Satgas FPU Indonesia VI mengenai singgungan Wakapolri ?

Bripka Ranto Achmad, anggota Brimob Polda Jateng yang juga anggota Satgas FPU Indonesia VI mengaku akan mengingat amanat wakapolri tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved