Prahara Partai Golkar
Bambang Soesatyo: Ruangan Kerja Saya Mewah karena Ikuti Yorrys
Menurut Bambang, dia 'mempercantik' ruang kerja mengikuti apa yang dilakukan oleh Yorrys sewaktu menjadi anggota DPR.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yorrys Raweyai mengungkapkan kepada media bahwa sejumlah anggota DPR dari Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie memiliki ruang kerja mewah dan luas. Mereka di antaranya Bambang Soesatyo, Roem Kono, Ahmadi Noor Supit, Robert Kardinal dan Aziz Syamsuddin.
Bambang Soesatyo adalah mantan jurnalis yang dua kali menjadi anggota DPR, yakni periode 2009-2014 dan 2014-2019.
Pada periode keduanya ini, ia dipilih oleh partainya menjadi Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR.
Menurut Bambang, sebelumnya dia berteman dengan Yorrys Raweyai, bahkan, mereka saling mengunjungi dan bertemu di
ruangan kerjanya di DPR. Namun, kini keduanya berlawanan lantaran berada di Partai Golkar dengan pimpinan berbeda.
Bambang dengan tenang santai menanggapi 'serangan' Yorrys tentang ruang kerjanya yang mewah nan luas itu.
Menurut Bambang, dia 'mempercantik' ruang kerja mengikuti apa yang dilakukan oleh Yorrys sewaktu menjadi anggota
DPR.
"Saya masuk ke DPR pada 2009, duluan Yorrys. Saya buat ruangan begitu, mengikuti Yorrys, mewah dan bagus," kata
Bambang.
"Saya sudah lupa seperti apa mewahnya ruangan dia saat itu. Karena sudah beberapa tahun lalu. Pokoknya bagus
ruangannya," imbuhnya.
Bambang meminta awak media agar tidak terpancing dengan persoalan ruang kerja mewah anggota DPR. Sebab, bagi
Bambang hal itu adalah tidak substansial.
Menurut Bambang, 'isu' ruang kerja mewah anggota DPR adalah bagian pengalihan isu dari pihak Yorrys atas upaya
mereka yang ingin menduduki keseluruhan ruang kerja Fraksi Partai Golkar di DPR.
"Ruangan saya terbuka kok. Ini wartawan sering wawancara ke ruangan saya. Nggak ada masalah sejauh dari kocek
sendiri. Memang kenapa? Kami juga tidak pernah mempersoalkan Yorrys yang juga saat itu begitu, lalu punya rumah
dan mobil mewah," ujarnya.
Padahal, lanjut Bambang, ada beberapa anggota Fraksi Golkar dari kubu Agung Laksono yang juga mempunyai ruang
kerja tidak kalah mewahnya.
"Kenapa Yorrys tidak sebut ruangan Fayakun, sama kok ruangannya. Kenapa Yorrys tidak sebut ruangannya Agus
Gumiwang, sama kok ruangannya. Jadi, jangan terpancing dengan pengalihan isu seperti ini, yang (serangan)
personal," ucapnya.
Bambang meyakini kubu Partai Golkar pimpinan Agung Laksono akan menggunakan segala cara agar bisa menguasai kantor
Fraksi Partai Golkar di DPR setelah berhasil 'menduduki' kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta yang diwarnai
bentrokan pada beberapa waktu lalu.
Sementara, saat ini Partai Golkar masih di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie kendati Menkumham Yasonna Laoly
telah mengeluarkan surat pengesahan kepengurusan Partai Golkar di bawah kepemimpinan Agung Laksono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ruang-kerja-bambang-soesatyo1_20150327_085455.jpg)