Rabu, 8 April 2026

Calon Kapolri

Fadli Yakin Jokowi Lantik Badrodin Haiti

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon yakin Presiden Jokowi akan segera melantik Komjen Pol Badrodin Haiti

Penulis: Johnson Simanjuntak
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Komjen Pol Badrodin Haiti melambaikan tangan usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan sebagai Kapolri di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2015). Komisi III langsung menyetujui Komjen Badrodin sebagai Kapolri usai uji kelayakan selama dua jam. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski sebelumnya ada preseden Joko Widodo batal melantik Budi Gunawan menjadi Kapolri meski semua proses sudah dilalui dan DPR telah menyetujuinya, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon yakin Presiden Jokowi akan segera melantik Komjen Pol Badrodin Haiti menjadi kapolri.

“Proses dan dinamika sudah kita jalani, mudah-mudah segera selesai. Saya kira presiden juga akan segera melantik Pak Badrodin menjadi kapolri jika DPR sudah menyetujuinya. Jadi prosesnya saya yakin tidak akan sama seperti pada Budi Gunawan,” ujar Fadli di Gedung DPR Jakarta, Kamis (16/4/2015).

Apakah dengan terpilihnya Badrodin nanti, KMP dan dirinya akan lebih menghargai Jokowi karena terbukti tidak menuruti semua keinginan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri?

Fadli pun menjawab secara diplomatis bahwa baik Budi Gunawan maupun Badrodin adalah perwira tinggi polri yang sama baiknya.

“Hanya saja kita memberikan kebebasan pada presiden untuk memilih bukan karena dia petugas partai. Pak Jokowi tentunya lebih mengedepankan kepeningan bangsa ini. Mengenai pernyataan petugas partai yang selalu diulang itu kesalahpahaman dan bisa dianggap mendegradasi presiden,” ujarnya.

Fadli pun lega karena selain akan memilih Badrodin sebagai kapolri, Jokowi juga akan memilih Budi Gunawan sebagai wakapolri.

”Saya kira memilih Budi Gunawan menjadi wakapolri adalah salah satu jalan terbaik karena bagaimanapun dia sudah lolos jadi kapolri. Ini nanti tergantung pada presiden dan kapolrinya,” ujarnya,

Lagi pula sejak keputusan PTUN yang membatalkan status tersangka Budi Gunawan oleh KPK, dia pun yakin hambatan sosiologis yang sebelumnya jadi penghambat dirinya menjadi kapolri sudah hilang.

“Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak memilih Budi Gunawan. Kapolri dan wakapolri kan statusnya berbeda juga,” katanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved