Reshuffle Kabinet
Luhut Panjaitan Sanjung Stabilitas Ekonomi dan Keamanan Orde Baru
Dia terutama menyinggung mengenai sinergi ekonomi dan keamanan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Politik Hukum dan Kemanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Panjaitan menyinggung sejumlah hal ketika pertama kali berpidato di kantor barunya, Kamis (13/8/2015).
Dia terutama menyinggung mengenai sinergi ekonomi dan keamanan.
Menurut Luhut, tidak ada lagi waktu lenggang untuk Kemenpolhukam sebab harus tancap gas mengerjakan apa yang sudah dilakukan menteri 0sebelumnya. Karena itu dalam waktu dekat ini, dia akan mengumpulkan sejumlah pimpinan kementerian dan instansi di bawah monitor kementeriannya, guna membantu proses perbaikan ekonomi.
"Para teman-teman menteri, Panglima TNI, Kapolri, deputi, mari kerja ke depan bersama, kemarin saya bicara dengan presiden cukup lama berdua. Memang sama pikiran kami, beliau mengharapkan juga ingin koordiasi dan besok rapat kabinet juga akan sampaikan itu, kita bangun team work. Bangun satu suara, jadi saya berharap kita semua dengan keadaan kurang baik ekonomi global maupun domestik ini, kita bisa buat satu ketenangan," kata Purn Jenderal TNI itu saat serah terima jabatan di kantor Kemenkopolhukam Jakarta, Kamis (13/8/2015).
Menurut Luhut, dalam mengembalikan stabilitas ekonomi di tanah air tak cukup dilakukan oleh para ekonom dan para stakeholder terkait, melainkan pula disokong situasi politik, hukum dan keamanan yang baik. Karena itu, tegas dia, Kemenkopolhukan memiliki peran vital untuk ikut mensukseskannya.
"Ekonomi ini tidak akan lepas dari keamanan. Itu saya pikir yang disampaikan di Zaman Orde Baru oleh Pak Harto (Presiden Soeharto) dulu sangat benar, salah satu pilar dari pada negara itu adalah ekonomi dan keamanan," kata Luhut yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Presiden Jokowi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pelantikan-enam-menteri-baru_20150812_202846.jpg)