Jumat, 29 Agustus 2025

Prahara Partai Golkar

Ketum Golkar Tidak Boleh Menghindar Dari Masyarakat

Idrus menyebut partai harus memperjuangkan kesejahteraan rakyat

Editor: Johnson Simanjuntak
Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Sekjen Partai Golkar versi Munas Bali, Idrus Marham. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Idrus Marham mengaku siap membuka dirinya, bila ia nanti terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan (DPP) Partai Golkar, pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), yang akan digelar bulan depan.

Dalam diskusi yang digelar di Jenggala Center, di Jalan Ciamis 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (15/4/2016), Idrus yang merupakan Sekjen DPP Partai Golkar itu, mengatakan bila terpilih nanti, agenda pertamanya adalah keliling daerah, menggelar diskusi dengan semua pihak.

"Tiga bulan pertama saya keliling ke semua daerah, diskusi dengan semua pihak, masyarakat, aktivis, tokoh agama, semua. Selama tiga jam," ujarnya.

Idrus menyebut partai harus memperjuangkan kesejahteraan rakyat, dan menampung segala aspirasinya.

Menurutnya yang kebanyakan terjadi justru sebaliknya, politisi melupakan aspirasi masyarakat, dan hanya menganggap partai sebagai tiket politik, untuk mengejar kekuasaan.

"Tidak boleh ketum (ketua umum) Golkar menghindar diskusi, menghindar komunikasi dengan masyarakat," katanya.

Setelah menggelar diskusi dengan masyarakat, ia mengaku malamnya ia siap menggelar diskusi dengan insan media setempat. Idrus mengaku siap menggelar diskusi, minimal dua jam.

"Mau wartawan itu suka Golkar atau tidak, saya tidak peduli, kita diskusi," ujarnya.

"Kalau ada orang menghindar dari wartawan, (dia) tidak layak jadi pimpinan," katanya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan