Prahara Partai Golkar
Ketum Golkar Tidak Boleh Menghindar Dari Masyarakat
Idrus menyebut partai harus memperjuangkan kesejahteraan rakyat
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Idrus Marham mengaku siap membuka dirinya, bila ia nanti terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan (DPP) Partai Golkar, pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), yang akan digelar bulan depan.
Dalam diskusi yang digelar di Jenggala Center, di Jalan Ciamis 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (15/4/2016), Idrus yang merupakan Sekjen DPP Partai Golkar itu, mengatakan bila terpilih nanti, agenda pertamanya adalah keliling daerah, menggelar diskusi dengan semua pihak.
"Tiga bulan pertama saya keliling ke semua daerah, diskusi dengan semua pihak, masyarakat, aktivis, tokoh agama, semua. Selama tiga jam," ujarnya.
Idrus menyebut partai harus memperjuangkan kesejahteraan rakyat, dan menampung segala aspirasinya.
Menurutnya yang kebanyakan terjadi justru sebaliknya, politisi melupakan aspirasi masyarakat, dan hanya menganggap partai sebagai tiket politik, untuk mengejar kekuasaan.
"Tidak boleh ketum (ketua umum) Golkar menghindar diskusi, menghindar komunikasi dengan masyarakat," katanya.
Setelah menggelar diskusi dengan masyarakat, ia mengaku malamnya ia siap menggelar diskusi dengan insan media setempat. Idrus mengaku siap menggelar diskusi, minimal dua jam.
"Mau wartawan itu suka Golkar atau tidak, saya tidak peduli, kita diskusi," ujarnya.
"Kalau ada orang menghindar dari wartawan, (dia) tidak layak jadi pimpinan," katanya.