Breaking News:

Kasus Ivan Haz

PPP Pasrah Ivan Haz Diputus MKD Lakukan Pelanggaran Berat

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyerahkan sepenuhnya kasus Ivan Haz kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Tribunnews.com/M Zulfikar
Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hasrul Azwar 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyerahkan sepenuhnya kasus Ivan Haz kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Tim Panel MKD menyimpulkan putra mantan Wakil Presiden Ivan Haz melakukan pelanggaran berat.

"Jadi kalau sudah diproses di MKD, fraksi tidak lagi bisa mencampurinya, fraksi menerima putusan dari MKD," kata Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (20/4/2016).

Hasrul juga mengaku baru mengetahui Ivan Haz jarang menghadiri rapat di komisi setelah proses sidang MKD.

Ia pun menyesalkan dan memberikan catatan kepada anggota Komisi IV DPR itu.

"Ini kita serahkan ke MKD," imbuhnya.

Mengenai anggapan PPP tidak berani memberikan sanksi kepada Ivan karena putra Hamzah Haz, ia membantahnya.

Hasrul mengatakan hal itu dikarenakan kasus tersebut telah ditangani MKD DPR.

"Kasus yang lain juga sudah ditangani oleh Polda Metro ya kita serahkan kepada penegak hukum. Jadi fraksi tidak perlu lagi menjatuhkan sanksi lagi," kata anggota Komisi III DPR itu.

Halaman
12
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved