Minggu, 31 Agustus 2025

Buku "Corruption The Devil" Karya Haryono Umar Patut Jadi Referensi

"Saya merekomendasikan buku ini dibaca baik untuk tingkat basic dan advance untuk menjadi referensi,"

Penulis: Yurike Budiman
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Yurike Budiman
Peluncuran dan Talkshow buku Corruption The Devil di Universitas Paramadina pada Rabu (25/5/2016) 

"Karakter orang larut dalam ruang itu, padahal karakter yang benar dalam kondisi apa pun tidak boleh berubah," katanya.

Seperti halnya Saut yang menyarankan buku "Corruption The Devil" menjadi referensi, Rektor Universitas Paramadina Prof Firmanzah juga sepakat dengan hal itu.

Menurut Firmanzah, ada proses intimisi antara penulis dan teks yang disampaikan kepada pembaca.

"Ketika kita sudah merampungkan sebuah buku, yang tersisa hanya tulisan dan pembaca. Buku ini layak jadi referensi, saya sepakat karena orangnya (Haryono) yang sederhana, tulisannya juga sederhana," katanya.

Kata dia, kalau mahasiswa mau cari referensi soal korupsi, bisa terwakilkan dengan buku karya Haryono umar tersebut.

Menurutnya, Haryono bisa menuliskan bahasa yang rumit dan kompleks menjadi lebih sederhana.

"Penulis ingin langsung membawa kita masuk ke konteks Indonesia, banyak case yang dibahas di bab tiga. Dan di bab empat penulis meyakinkan bahwa korupsi itu adalah the Devil. Buku ini ditulis dengan gaya bahasa mudah dicerna tanpa mengurangi determinasinya," tuturnya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan