Breaking News:

Revisi UU ITE

Komnas HAM Ingatkan Penegak Hukum Tak Tebang Pilih Saat Terapkan UU ITE

Komisioner Komnas HAM, Siane Indriani menanggapi diberlakukannya Revisi Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Tribunnews/Herudin
Natalius Pigai (kiri) dan Siane Indriani (kanan). 

Laporam wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Komnas HAM, Siane Indriani menanggapi diberlakukannya Revisi Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Siane Indriani meminta kepada aparat kepolisian untuk memproses kasus yang berkaitan dengan ITE.

"Kita harus melihat dan mendesak pihak kepolisian, harus secara proposional dan adil dalam memproses suatu kasus UU ITE," ujar Siane Indriani, Senin (28/11/2016).

Siane Indriani mengatakan kasus pencemaran nama baik seorang pejabat biasanya menggunakan pasal yang ada dalam Undang-Undang ITE.

Menurutnya perlu dilihat dahulu kasus per kasus secara detail dalam menerapkan UU ITE tersebut.

Jangan sampai masyarakat khususnya kalangan menengah ke bawah banyak yang menjadi korban.

"Jangan mentang-mentang pejabat kalau lapor langsung diproses. Kalau orang kecil tidak diproses," katanya.

Ia mengingatkan aparat penegak hukum harus memberi perlakukan adil terhadap siapun yang dianggap melanggar.

"Kalau tidak itu justru akan membuat kegelisahan baru bagi masyarakat," ucap Siane Indriani.

Halaman
12
Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved