Kamis, 18 Juni 2026

Kasus Ahok

Pengacara Ahok Putar Video Rizieq Shihab

Video itu menampilkan adegan Rizieq berceramah mengajak publik untuk tidak memilih Ahok.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pimpinan FPI Pusat Rizieq Shihab saat menghadiri sidang lanjutan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai terdakwa kasus dugaan penistaan agama yang digelar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (28/2/2017). Dalam sidang lanjutan tersebut beragenda mendengarkan dua orang daksi ahli yaitu Rizieq Shihab sebagai Ahli Agama dan Abdul Chair Ramadhan sebagai Ahli Hukum Pidana. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Tim penasihat hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menampilkan ceramah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab dalam sidang pemeriksaan terdakwa dan alat bukti di Gedung Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (4/3/2017).

Video itu menampilkan adegan Rizieq berceramah mengajak publik untuk tidak memilih Ahok.

Penasihat hukum Ahok, Humprey Djemat mengatakan bahwa mereka memasukkan video Rizieq sebagai bukti kalau Rizieq tengah menyebarkan kebencian kepada publik.

"Kan di situ kelihatan kebencian dari Rizieq kepada Pak Ahok. Ada kata-kata biar kesamber geledek, atau ada yang bunuh. Padahal kan dia ahli agama, ahli agama harus bersikap imparsial, bersikap sebagai ahli agama yang tidak punya rasa kebencian," kata Humprey.

Baca: Jaksa Putar Barang Bukti Video Ahok Ngamuk di Balai Kota, Sebut-sebut Nama Tuhan

Baca: Penasihat Hukum Ahok Tolak Bukti Tayangan Wawancara Ahok dengan TV Aljazeera

Humprey menuturkan, pernyataan Rizieq membuktikan bahwa dia sangat membenci Ahok.

Ia menyayangkan sikap Rizieq padahal pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) itu merupakan ahli agama.

Selain itu, kubu Ahok juga ingin menunjukkan kalau FPI punya peran andil dalam pelaporan dugaan penistaan agama ini.

Ia menuding tuduhan dugaan penistaan agama berasal dari orang FPI dan berafiliasi dengan FPI.

Humprey berpendapat, semua, pelapor, penuduh, saksi ahli tergabung dalam satu wadah bernama Front Pembela Islam.

Humprey juga mengatakan, pernyataan Rizieq juga membuktikan tujuan dari tindakan umat Islam selama ini.

Ia menilai setiap aksi yang dilakukan dan mendera Ahok merupakan manuver politik. Semua itu dinilai sebagai sesuatu yang terstruktur untuk menjatuhkan Ahok.

"Ini politik semuanya, karena kepentingan Pilkada DKI. Bagi kita rangkaiannya jelas, saksi pelapornya punya jaringan yang sama, pengaruh dari FPI, tujuannya yaitu jangan memilih Ahok. Nah itu yang penting bagi kita, karena itu berkaitan dengan demo-demo semuanya. Orang-orang ini yang semuanya melaporkan Ahok," kata Humprey.

Humprey mengaku, pledoi Ahok akan memuat tentang dugaan keterlibatan FPI dalam kasus dugaan penistaan agama.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved