Selasa, 5 Mei 2026

Penyidik KPK Diteror

Novel Baswedan Bakal Jalani Operasi Mata di Singapura Besok, Begini Persiapannya

"Operasi penting dilakukan karena kondisi-kondisi sudah mencapai titik tertentu menurut analisa medis,"

Tayang:
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Adi Suhendi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan penyidik senior Novel Baswedan bakal menjalani operasi mata di sebuah rumah sakit di Singapura, Kamis (18/5/2017).

Menurutnya, operasi dilakukan karena kondisi mata Novel sudah harus ditindaklanjuti setelah peristiwa penyiraman air keras beberapa waktu lalu.

"Sudah dilakukan empat kegiatan untuk persiapan pelaksanaan operasi," kata Febri kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (17/5/2017).

menurut Febri operasi tersebut penting dilakukan.

"Operasi penting dilakukan karena kondisi-kondisi sudah mencapai titik tertentu menurut analisa medis," katanya.

Febri menjelaskan tindakan persiapan operasi telah dilakukan tim dokter antara lain pengecekan kornea mata, pengambilan sampel darah dan urine, X-ray pada thorax (dada), dan tes cardio (jantung).

"Mulai tengah malam ini Novel diminta puasa untuk kebutuhan pelaksanaan operasi besok," kata Febri.

Dikatakan Febri, kondisi kedua mata Novel tidak tampak ada pertumbuhan selaput kornea.

Sementara mata kiri Novel justru mengalami peningkatan tekanan dengan menunjukkan angka 20 mmHg.

"Untuk mata kanan masih terdapat peradangan di bagian tengah, namun tekanan mata normal dan tidak ada infeksi sejauh ini," kata Febri.

Diberitakan sebelumnya, teror menimpa Novel 11 April 2017.

Saat itu, Novel pulang dari menunaikan salat Subuh di masjid dekat rumahnya lalu dipepet 2 orang yang mengendarai sepeda motor.

Tiba-tiba kedua orang itu menyiramkan air keras ke wajah Novel.

Novel sendiri memang satu penyidik senior KPK yang kerap menangani perkara korupsi kelas kakap.

Kasus terakhir yang dia tangani yaitu tentang perkara dugaan korupsi proyek e-KTP.

Saat ini, Novel berada di Singapura untuk menjalani perawatan.

Air keras yang disiramkan ke Novel itu berdampak pada kondisi matanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved