Sabtu, 2 Mei 2026

Kisah Najwa Shihab, Duta Baca dan Berhentinya 'Mata Najwa'

Wanita yang akrab disapa Nana ini tak memberitahu alasan dia keluar dari stasiun televisi swasta, Metro TV dan mengakhiri programnya.

Tayang:
Editor: Johnson Simanjuntak
Capture
Najwa Shihab 

“Ternyata masalahnya ada di akses mereka terhadap buku, masih minim. Makanya kenapa saya ada saran dan bincang-bincang kecil agar Pak Presiden Jokowi tidak hanya membagikan sepeda, melainkan buku. Dan ya sudah diprogramkan,” ungkap Najwa kemudian tersenyum.

Lebih lanjut, tantangan minat baca di kota adalah bagaimana masyarakat mau memanfaatkan perpustakaan digital.

Perempuan berhidung mancung itu yakin jika kesadaran kolektif yang semakin besar berbanding lurus dengan pencapaian besar pula.

“Ayo kita nyalakan lilin-lilin kecil di daerah agar nyalanya semakin besar,” ajak Najwa.

“Membaca itu bisa membuat bahagia. Beberapa survei yang pernah saya baca, rutin membaca bisa membuat harapan hidup bertambah dua tahun,” pesannya.

Acara siang itu ditutup dengan satu kutipan terkenal dari Bung Hatta.

“Hanya ada satu negara yang menjadi negaraku. Negara itu tumbuh karena satu perbuatan. Dan itu perbuatanku,” tutup Najwa diiringi tepuk tangan hadirin.

Diaminin Kerabat Najwa

Mengutip Grid.id, diberitakan salah seorang kerabat dekat Najwa, Prof Dr Qasim Mathar MA (68) menceritakan satu kisah dari kediaman ayah Najwa Shihab, Prof Dr Quraish Shihab (73) di kawasan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, akhir Mei 2017 lalu.

Guru Besar Filsafat UIN Alauddin Makassar ini berkisah, saat awal Ramadahan 1438 H, dia bersilaturahim ke rumah Prof Quraish, sekaligus berbuka puasa.

Di rumah itulah, Hajjah Fatmawati Asseggaf, ibu Najwa, mengemukakan rencana putrinya untuk meninggalkan Metro TV kepada Qasim.

"Hal tersebut (rencana mundur Najwa) sudah saya dengar dari ibunya, saat kami berbuka puasa di awal Ramadan di rumahnya."

"Saat itu dikatakan, kontraknya dengan Metro TV sudah berakhir," tulis Qasim Mathar di group obrolan Instant, Senter-Senter Bella, Rabu (9/8/2017) pagi.

Di group yang 80 persen membernya adalah guru besar, profesional, politisi dan birokrat senior asal Makassar ini, Qasim menjawab pertanyaan dan kiriman tautan link dari guru besar ekonomi Unhas.

Qasim yang juga mantan Direktur Pasca Sarjana Unismuh Makassar ini melanjutkan cerita tentang rencana Najwa setelah kontraknya habis di Metro TV.

Kepada Qasim, Ibunya Najwa bercerita, " Najwa akan melakoni kegiatan "Duta Baca".

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved