Tragedi Kemanusiaan Rohingya
Wasekjen PPP: Justru Pernyataan Prabowo yang Pencitraan
Awi sapaan Baidowi menyatakan, tak ada hubungannya antara kemiskinan di Indonesia dengan bantuan pemerintah kepada pengungsi Rohingya.
Editor:
Ferdinand Waskita
Baca: Cerita Ketua Yayasan Pesantren Ibnu Masud yang Sudah Keluarkan Puluhan Staf Radikal
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo, Rabu (13/9/2017) melepas 34 ton bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya di perbatasan Myanmar-Banglades, di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Sebanyak 34 ton bantuan kemanusiaan itu terdiri dari makanan siap saji, paket sembako, family kit, tangki air, tenda untuk pengungsi, pakaian anak serta selimut.
Bantuan itu diberangkatkan usai Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berkomunikasi dengan pemerintah Banglades dan Myanmar mengenai bantuan yang paling dibutuhkan pengungsi.
Bantuan ini bukanlah yang terakhir. Pemerintah terus menghimpun bantuan kemanusiaan untuk didistribusikan untuk ratusan ribu pengungsi Rohingya.
Pada Kamis (14/9/2017), 34 ton bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya tiba di Banglades.(RAKHMAT NUR HAKIM)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Wasekjen PPP: Prabowo yang Pencitraan soal Rohingya