Film G30S

Mengenang Kisah Ade Irma Nasution Saat Tragedi G30S/PKI

Foto Ade Irma bersama Lettu Pierre Andreas Tendean terbingkai rapi di atas potongan puisi, untuk mengenang tragedi terbunuhnya Ade Irma.

Mengenang Kisah Ade Irma Nasution Saat Tragedi G30S/PKI
KOMPAS.COM/Wienda Putri Novianty
Foto Ade Irma Suryani Nasution di Museum DR A.H. Nasution, Jakarta, Selasa (26/9/2017) 

Baca: Kisah Pierre Tendean Ditodong Pasukan Tjakrabirawa dan Berakhir Maut di Lubang Buaya


Peristiwa yang terjadi pada malam 1 Oktober 1965 itu merenggut banyak nyawa.

Dari rumah tersebut, selain Ade Irma, nyawa Pierre Tendean pun tak tertolong. Pierre yang waktu itu diketahui sedang berisitirahat di ruang tamu kediaman AH Nasution menjadi target dari penggerebekan oleh pasukan Tjakrabirawa.

Pasukan Tjakrabirawa yang mengira Lettu Tendean sebagai AH Nasution langsung menculik Pierre, dan membawanya ke area Lubang Buaya bersama keenam perwira tinggi TNI lainnya.

Baca: Kisah Korban Salah Tangkap Pasca-Peristiwa G30S/PKI, Diciduk karena Persoalan Nama

Mereka akhirnya dibunuh dan dimasukkan ke dalam sumur, yang kini dikenal sebagai Lubang Buaya.

Kini rumah yang menjadi saksi bisu peristiwa penggerebekan AH Nasution telah menjadi prasasti hidup yang diresmikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono pada hari 3 Desember 2008.

Tepat di hari kelahiran Jenderal AH Nasution sendiri.

Museum ini buka setiap hari kecuali Senin dari pukul 08:00 hingga 16:00 WIB.(WIENDA PUTRI NOVIANTY)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Mengenang Kisah Tragis G-30S/PKI di Museum AH Nasution

Editor: Ferdinand Waskita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved