Kamis, 16 April 2026

Kemensos-HIMBARA Siapkan Layanan dan Pengaduan Masyarakat Bansos Non Tunai

Ia mengatakan layanan informasi dan pengaduan ini menggandeng HIMBARA sebagai mitra karena mereka merupakan bank penyalur bansos non tunai

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Sosial bersama Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) siapkan layanan informasi dan pengaduan masyarakat terkait bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Layanan ini kami siapkan menuju penyaluran bansos non tunai PKH dan BPNT untuk 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada tahun 2018," kata Khofifah usai memantau pencairan PKH dan BPNT di Kota Mataram, Sabtu(25/11/2017).

Nomor telepon yang disiapkan untuk layanan informasi dan pengaduan adalah BNI 1500046, BRI 1500017, Bank MANDIRI 14000, BTN 1500286, dan Call Center PKH Kementerian Sosial di nomor 1500299.

"Dengan 10 juta KPM dan menjangkau 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia, kami perlu lakukan antisipasi serta respon cepat agar layanan bansos non tunai dapat berjalan efektif, tepat waktu, tepat sasaran, tepat jumlah serta tepat kualitas. Untuk itu hadirnya layanan pengaduan ini penting untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi," tutur Mensos.

Ia mengatakan layanan informasi dan pengaduan ini menggandeng HIMBARA sebagai mitra karena mereka merupakan bank penyalur bansos non tunai di seluruh Indonesia.

"Degan adanya kerja sama ini diharapakan akan mempercepat respon penanganan keluhan atau pengaduan masyarakat," tambahnya.

Seperti diketahui penyaluran bantuan sosial secara non tunai telah dimulai sejak November 2016 merupakan sebuah lompatan besar yang revolusioner dalam sejarah program pengentasan kemiskinan di Indonesia bahkan di dunia.

Mengingat sampai saat ini model kartu kombo yaitu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang memiliki fitur _saving account_ dan _e-wallet_ bagi masyarakat kurang mampu merupakan pertama kali di dunia di antara 72 negara yang melaksanakan program _conditional cash transfer_ yang di Indonesia kita kenal PKH ini.

Dua fitur layanan yang tertanam dalam KKS, lanjut Khofifah, memungkinkan masyarakat bisa menabung dan mendapat beragam bansos dan subsidi yang terintegrasi dalam satu kartu.

Melalui bansos non tunai, penerima manfaat yang dulu harus mendatangi kantor pos untuk mencairkan bansos dan harus mengantre lama karena waktu pengambilannya bersamaan, maka kini dengan sistem non tunai melalui sistem perbankan akan terlayani jauh lebih efektif karena mereka bisa akses melalui ATM bank HIMBARA serta agen bank terdekat.

"Pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial bertekad menyukseskan penyaluran bansos non tunai untuk 10 juta KPM tahun depan. Insya Allah bersama mitra kerja yakni HIMBARA, Pemda, Pendamping Program, kami optimis PKH dan BPNT mampu menurunkan angka kemiskinan dan gini ratio secara signifikan" tegas Khofifah.

Sementara itu Kemensos meraih rangking pertama untuk realisasi anggaran per 22 November 2017 sebesar 90,87 persen.

Hal ini mengemuka dalam acara Budget Day di Gedung Danapala Kementerian Keuangan, Rabu (22/11).

"Secara umum ini merupakan prestasi dilihat dari sisi penyerapan anggaran," ujar Khofifah semringah.

Capaian kinerja keuangan yang positif ini, lanjutnya, menunjukkan bahwa perencanaan anggaran sudah efektif.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved