Kaleidoskop 2017

Rapor Jokowi-JK dalam Kacamata Survei 2017

Tanggal 20 Oktober 2017 duet Presiden dan Wakil Presiden Indonesia Joko Widodo-Jusuf Kalla resmi memerintah selama tiga tahun sejak 2014.

Rapor Jokowi-JK dalam Kacamata Survei 2017
Harian Warta Kota/Henry Lopulalan
HARI PAHLAWAN - Presiden Joko Widodo (kanan) berjalan bersama wakil Presiden Jusuf Kalla sebelum memimpin Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (10/11). Upacara tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan dan mengenang pertempuran 10 November di Surabaya. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tanggal 20 Oktober 2017 duet Presiden dan Wakil Presiden Indonesia Joko Widodo-Jusuf Kalla resmi memerintah selama tiga tahun sejak 2014.

Di sekitar tanggal 20 Oktober 2017 itu, baik sebelum maupun sesudahnya, beberapa lembaga survei berlomba untuk memberi penilaian kepada pemerintahan Jokowi-JK dan Kabinet Kerja-nya.

Survei-survei tersebut dilakukan menjelang tiga tahun masa pemerintahan Jokowi-JK hingga akhir tahun 2017 ini.

Dari semua lembaga yang melakukan survei, bisa dikatakan seluruhnya mengatakan bahwa masyarakat puas dengan kinerja Jokowi-JK.

Baca: Sederet Aksi Anies-Sandi Penuhi Janji Perbaiki Wajah DKI Jakarta

Dimulai dari lembaga Centre for Strategic and International Study (CSIS) menyebut 68,3 persen publik puas atas kinerja pemerintahan Jokowi-JK.

“Itu lebih tinggi dari pencapaian tahun 2015 yang hanya 50,6 persen dan tahun 2016 dengan 66,5 persen. Salah satu faktor penyebab meningkatnya kepercayaan publik lantaran fokus Jokowi-JK dalam pembangunan dan infrastruktur terutama di bidang kemaritiman,” ujar Direktur Eksekutif CSIS Philip J Vermonte pada tanggal 12 September 2017 lalu.

Angka survei yang identik juga dicatatkan oleh lembaga Indikator Politik Indonesia dengan menyebut 68,3 persen masyarakat puas terhadap kinerja Jokowi-JK.

Baca: Sepeda Hadiah Jokowi Jadi Trend 2017, Mulai Santri Sampai Raisa

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin MT menjelaskan bahwa angka tersebut masih bisa dibagi lagi.

Halaman
1234
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Ferdinand Waskita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved