Kebijakan Moratorium Kapal Asing Jadikan Perum Perindo Makin Untung

Kebijakan larangan operasional kapal perikanan asing sejak tahun 2014 membuat BUMN Perikanan, Perum Perikanan Indonesia (Perindo) semakin untung.

Kebijakan Moratorium Kapal Asing Jadikan Perum Perindo Makin Untung
SERAMBI/M ANSHAR/M ANSHAR
Nelayan menjemur ikan teri hasil tangkapan di Desa Layeun, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Selasa (16/1/2018). Selain ikan basah, nelayan di kawasan itu menambah penghasilan mereka dengan pengolahan ikan asin dan ikan teri yang dijual Rp 70.000 hingga Rp 90.000 rupiah per kilogram. SERAMBI/M ANSHAR 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebijakan larangan operasional kapal perikanan asing sejak tahun 2014 membuat BUMN Perikanan, Perum Perikanan Indonesia (Perindo) semakin untung dan berkembang.

Dirut Perum Perindo, Risyanto Suanda mengatakan industri perikanan memiliki potensi yang luar biasa.

"Industri perikanan di Indonesia ini industri yang luar biasa besar. Dengan potensi sekitar 12 juta ton per hari. Kalau ini bisa digeneralisasi menjadi sebuah generate revenue hingga ratusan triliun," ujar Risyanto, dalam Forum Merdeka Barat 9, di Gedung Serbaguna Kemenkominfo, Jl Medan Merdeka Barat no.9, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2018).

Untuk potensi perikanan tangkap, menurut Risyanto, dengan adanya kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), untuk menyetop ilegal fisihing, maka Perum Perindo hadir di perairan yang dulu dikuasai kapal-kapal asing seperti di Tual (Maluku), Sorong (Papua Barat) dan laut Arafura.

Baca: Tak Bersedih Aset Berharganya Disita KPK, Rita: Tidak Apa-apa, Harta Dunia Itu

"Sekarang setelah kapal asing tidak ada, kita masuk ke sana untuk menangkap dan collecting ikan. Berkat kebijakan KKP maka sumber daya ikan aman potensinya akan sustain, kemungkinan mendatangkan ikan semakin besar dan berkembang," ungkapnya.

Perum Perindo, yang beroperasi sebagai pengelola pelabuhan perikanan Nizam Achmad, Muara Baru, Jakarta Utara pada tahun 1990 mulai tahun 2013 ditugaskan untuk masuk ke perikanan tangkap, budidaya dan perdagangan hasil laut.

Selain Perum Perindo, BUMN lainnya yang bergerak di sektor perikanan adalah Perum Perikanan Nusantara.

Merespons kebijakan perikanan nasional, performa Perum Perindo sejak tahun 2014 melejit.

Baca: Di Jalan Sini, ya Cuma Bambang Soesatyo yang Punya Mobil-mobil Keren

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved