Korupsi KTP Elektronik

Perlawanan Fredrich Yunadi: Ancam Mogok Sidang Hingga Ditegur Istri

Mantan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi, tidak terima dengan putusan hakim yang menolak eksepsi atau nota keberatan yang diajukannya.

Perlawanan Fredrich Yunadi: Ancam Mogok Sidang Hingga Ditegur Istri
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus dugaan perintangan penyidikan kasus korupsi KTP elektronik, Fredrich Yunadi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi, tidak terima dengan putusan hakim yang menolak eksepsi atau nota keberatan yang diajukannya, Senin (5/3/2018).

Diketahui Fredrich merupakan terdakwa kasus dugaan merintangi proses penyidikan perkara korupsi e-KTP yang menjerat Setya Novanto (Setnov).

“Menyatakan eksepsi penasihat hukum terdakwa atau eksepsi yang diajukan terdakwa tidak diterima,” tegas Hakim Ketua Syaifudin Zuhri dalam sidang putusan sela di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (5/3/2018).

Baca: Fredrich Curhat di Jantungnya Terpasang 16 Ring

Fredrich pun langsung bereaksi dengan putusan tersebut.

Berikut sejumlah fakta yang dihimpun Tribunnews.com terkait putusan majelis hakim atas perkara Fredrich Yunadi.

1. Ajukan banding

Mendengar keputusan hakim, Fredrich Yunadi langsung tidak terima.

Dengan suara lantang, fredrich langsung mengambil mic dan menyatakan mengajukan perlawanan.

“Kami mengerti yang mulia dan kami akan langsung mengajukan banding. Kami melawan,” ujar Fredrich dalam sidang putusan sela di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (5/3/2018).

Halaman
1234
Penulis: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved