Pilpres 2019

Pilpres 2019: Pertarungan Sengit Berebut Posisi Cawapres

Bila pertimbangannya untuk perimbangan kekuatan politik dan memperkuat elektabilitas, Jokowi cenderung akan memilih calon dari parpol yang sudah memil

Imanuel Nicolas Manafe/Tribunnews.com
Jokowi dan Prabowo berbincang di beranda Istana Merdeka 

Laporan Wartawan Tribunnews.com,Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pilpres 2019 tampaknya akan menyajikan rematch edisi 2014 antara Jokowi vs Prabowo.

Hal ini karena peluang munculnya poros ketiga semakin kecil, terutama jika judicial review President Threshold 20% syarat capres yang tengah digugat sejumlah aktivis kalah di MK.

Baca: Kecelakaan Arus Balik, Rata-rata 20-25 orang Meninggal Dunia di Jalan

Selain itu tidak adanya nama kuat selevel Jokowi dan Prabowo mengakibatkan banyak parpol cenderung bermain aman agar tidak kalah.

Namun, Pengamat Politik Zaenal A Budiyono melihat justru jelang pilpres pertarungan sengit justru terjadi di posisi cawapres, dimana hingga kini sejumlah nama terus dibahas para elit kedua kubu.

Salah satu nama yang disinyalir memiliki peluang, salah satunya Gatot Nurmantyo. Namanya kerap di posisi tiga besar capres, atau (merujuk sejumlah survei) berada di peringkat satu kalau untuk cawapres Jokowi.

Meski demikian, langkah eks Panglima TNI itu tidak mudah.

Alasannya, kata Zaenal, pertama, di internal Jokowi untuk nama-nama profesional, selain Gatot masih ada nama Moeldoko, Mahfud MD, Susi Pudjiastuti atau Sri Mulyani.

"Keempatnya bukan nama sembarangan, karena memiliki rekam jejak mentereng. Moeldoko adalah mantan panglima TNI, dan sekarang ketua Kantor Staf Presiden (KSP). Mahfud MD memiliki pengalaman di birokrasi, selain akademisi. Susi dikenal sebagai menteri berprestasi, sementara Sri Mulyani terakhir meraih gelar sebagai menteri keuangan terbaik di dunia," kata Zaenal dalam pernyataannya, Minggu(24/6/2018).

Kedua, lanjut Zaenal selain nama-nama dari internal Jokowi, koalisi parpol pendukung juga menyuguhkan nama-nama kuat.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved