Gempa di Sulteng

Kisah Atlet Paralayang Singapura Berjibaku Bertahan Hidup Saat Tsunami Menerjang Palu

"Saya melihat hotel bergoyang seperti agar-agar, ada debu di sekitarnya dan saat itu terjadi, hotel runtuh," tutur Mr Ng

Kisah Atlet Paralayang Singapura Berjibaku Bertahan Hidup Saat Tsunami Menerjang Palu
CHANNEL NEWS ASIA
Ng Kok Choong 

"Beberapa orang menangis, tapi umumnya tenang," katanya.

Penyelenggara acara paralayang kemudian berhasil menemukan Mr Ng dan Francois, dan membawa mereka ke lapangan terbuka dimana mereka akan menginap sampai siang hari.

"Gempa bisa dirasakan sepanjang malam," kata Mr Ng.

Dia menambahkan, tidak bisa awalnya menghubungi keluarganya karena saluran telepon dan koneksi internet tidak berfungsi setelah gempa dan tsunami. Tetapi segera setelah itu ia bisa menghubungi istrinya, dan meminta untuk menginformasikan kepada Departemen dari luar negeri (MFA) mengenai situasinya.

Evakuasi

Keesokan harinya, Mr Ng berusaha mencari paspor dari Hotel Mercure yang rusak parah.

"Sepanjang jalan, saya melihat bahwa jalan utama sepanjang pantai rusak, pondok-pondok darurat semua rusak, gedung-gedung runtuh dan ada puing-puing, " katanya.

Ia naik ke lantai keempat Hotel yang rusak melalui anak tangga, menghancurkan jendela dengan palu dan berhasil menyelamatkan barangnya, termasuk paspor.

Dengan bantuan dari penyelenggara acara paralayang, ia dan rekan-rekannya berhasil dievakuasi militer oleh TNI Angkatan Udara di bandara domestik Palu.

Mereka menunggu evakuasi, termasuk Mr Ng, diantar ke pesawat militer, sekitar pukul 14.00 waktu setempat menuju ke Kota Makassar dan kemudian Jakarta.

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved