Rizieq Shihab Dipolisikan

Polri Siap Membantu Bila Diminta Kementerian Luar Negeri dalam Kasus Rizieq Shihab

Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya tak akan turut campur dalam kasus Rizieq Shihab di Arab Saudi.

Polri Siap Membantu Bila Diminta Kementerian Luar Negeri dalam Kasus Rizieq Shihab
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya tak akan turut campur dalam kasus Rizieq Shihab di Arab Saudi.

Menurutnya itu adalah ranah dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

Namun demikian, bila Kemlu memerlukan kehadiran dan bantuan Korps Bhayangkara maka Polri siap membantu.

"Belum. Nanti kecuali dari Kemlu memerlukan kehadiran Polri. Dalam rangka untuk apa dulu tujuannya, kalau pemulangan, itu Imigrasi dan Kemlu yang paling dominan menangani hal itu," ujar Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Senin, (19/11/2018).

Jenderal bintang satu itu pun menegaskan Polri akan siap membantu dan terlibat hanya apabila berada dalam ranah koridor hukum.

"Siap, siap (membantu Kemlu, - red). Kapasitasnya kami tetap di koridor hukum," jelasnya.

Baca: Pengaruh Rizieq Shihab Turun Versi LSI Denny JA, Golkar: Bangsa Ingin Suasana Soft

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Luar Negeri membenarkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sempat dimintai keterangan oleh aparat keamanan Arab Saudi di Makkah.

Saat dikonfirmasi, Kementerian Luar Negeri RI merilis keterangan bahwa, setelah mendapatkan aduan pada 5 November 2018 lalu, terkait penahanan seorang WNI a.n. Muhammad Rizieq Shihab (MRS), Pejabat Fungsi Konsuler KJRI Jeddah melakukan penelusuran.

"Dari hasil penelusuran diperoleh konfirmasi bahwa MRS sedang dimintai keterangan oleh aparat keamanan Arab Saudi di Makkah," demikian seperti yang tertulis di Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Rilis tersebut menungkapkan, Rizieq Shihab diperiksa atas dasar laporan warga negara Saudi yang melihat bendera yang diduga mirip dengan bendera ISIS terpasang di depan rumah MRS di Makkah.

"Menindaklanjuti konfirmasi ini Pejabat Fungsi Kekonsuleran KJRI Jeddah telah memberikan pendampingan kekonsuleran kepada MRS sebagaimana yang diberikan kepada semua WNI yang menghadapi masalah hukum di luar negeri," lanjut keterangan itu.

Lebih lanjut dikatakan, Rizieq Shihab telah diizinkan kembali pulang ke kediamannya sejak Selasa (6/11) malam.

"Tentunya hukum dan aturan setempat harus dihormati. Informasi terakhir yang diterima MRS telah dizinkan oleh otoritas keamanan Saudi untuk kembali kerumahnya di Makkah pada sekitar 20:00 tadi malam," tutup keterangan tersebut. 

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved