Reuni Akbar 212
Sering Diinterupsi saat Berargumen di ILC, Rocky Gerung Beri Ucapan yang Disambut Tepuk Tangan
Pengamat politik Rocky Gerung sudah memprediksi jika dirinya akan banyak diinterupsi saat menyampaikan pendapat di ILC.
Editor:
Lailatun Niqmah
TRIBUNNEWS.COM - Pengamat politik Rocky Gerung sudah memprediksi jika dirinya akan banyak diinterupsi saat menyampaikan pendapat.
Hal itu disampaikan Rocky Gerung saat menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di tvOne, Selasa (4/12/2018) malam.
Tema yang diangkat ILC malam itu adalah "Pasca Reuni 212: Menakar Elektabilitas Capres 2019".
Awalnya, Rocky Gerung menanyakan kepada pembawa acara ILC, Karni Ilyas terkait durasi yang diberikan untuk menyampaikan pendapat.
"Oke giliran saya, giliran saya berapa menit ya?" ujar Rocky Gerung.
"Pokoknya kalau habis saya bilang habis," balas Karni Ilyas.
Baca: Debat soal Politisasi Reuni 212 dengan Boni Hargens di ILC, Dedi Gumelar: Saya Boleh Pulang Enggak?
Lantas, Rocky Gerung mengatakan jika dirinya akan menghitung jumlah interupsi yang disampaikan narasumber lainnya.
"Karena saya mau hitung berapa interupsi nanti, mau saya subsidi saja," tutur Rocky Gerung.
Rocky Gerung kemudian menyampaikan pendapatnya soal Reuni Akbar 212 yang sudah digelar di Monas, Minggu (2/12/2018) lalu.
Awalnya, dirinya menyayangkan sejumlah media yang terkesan tidak memberitakan acara Reuni Akbar 212.