Pilpres 2019

Slamet Ma'arif Jadi Tersangka, Ketua Umum PAN Singgung Keadilan dalam Demokrasi

Hal itu diutarakannya menanggapi penetapan Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Slamet Ma'arif menjadi tersangka oleh Polresta Solo.

Slamet Ma'arif Jadi Tersangka, Ketua Umum PAN Singgung Keadilan dalam Demokrasi
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan menyoroti keadilan dalam kehidupam demokrasi di Indonesia.

Hal itu diutarakannya menanggapi penetapan Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Slamet Ma'arif menjadi tersangka oleh Polresta Solo.

"Syarat demokrasi berkualitas adalah kalau penegakan hukumnya adil. Barulah itu demokrasi akan menghadirkan kesetaraan, keadilan, kemakmuran," ujar Zulhas, sapaan akrabnya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Menurut Ketua MPR RI itu, penetapan Slamet sebagai tersangka bisa menggerus kepercayaan masyarakat kepada aparat penegak hukum.

Zulhas mengaku heran dengan peristiwa itu karena, menurut Zul, pemerintah kerap menyatakan cinta kepada ulama.

"Ya, kalau orang sedikit-sedikit bicara masuk penjara, ngomong sedikit-sedikit masuk penjara, tentu kan pemerintah katanya sayang dan cinta ulama, menghargai kritik, perbedaan. Kalau ada perbedaan dikit-dikit kena UU ITE ya, keadilan akan dirasakan publik ya. Itu kan nanti kalau dirasa tidak adil ya, akan merusak kepercayaan terhadap aparat penegak hukum," jelasnya.

Baca: Fakta dan Tanggapan Kasus Slamet Maarif: Kronologi hingga Bawaslu Telah Beri Peringatan

Terkait bantuan hukum, Zulhas menyebut pihak BPN akan memberikan bantuan hukum kepada Ketua Persaudaraan Alumni 212 itu.

"Saya kira wajib (diberikan bantuan hukum)," tutup Zul.

Sebelumnya dilansir dari Tribun Solo, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Solo.

Baca: Soimah Ngakak Saat Jokowi Contohkan Panggil Iriana Bila Tinggal di Istana, Ibunda Kaesang Menoleh

Penetapan status tersangka oleh kepolisian tersebut dikeluarkan sejak Jumat, (8/2/2018), usai pemeriksaan pada hari Kamis (7/2/2019).

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved