Breaking News:

Hakim Ungkap Komunikasi Antara Merry Purba dengan Helpandi Jelang Putusan

Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada Kamis (11/4/2019).

Warta Kota/henry lopulalan
PEMERIKSAAN SAKSI-Hakim Ad Hoc nonaktif PN Medan Merry Purba bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/9). Merry Purba diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Helpandi terkait dugaan suap penanganan perkara tipikor di PN Medan. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hakim adhoc di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Merry Purba, menjalani sidang pemeriksaan terdakwa.

Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada Kamis (11/4/2019).

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mengungkapkan adanya komunikasi antara Merry Purba dengan Helpandi selaku panitera pengganti.

Komunikasi itu terjadi pada 21 Agustus 2018 atau hanya beberapa hari sebelum pembacaan putusan perkara tindak pidana korupsi No perkara 33/pid.sus/TPK/2018/PN.Mdn dengan terdakwa Tamin Sukardi yang ditangani Pengadilan Tipikor pada PN Medan.

"Saya membaca keterangan terdakwa (Merry Purba,-red) pada tanggal 21 menelepon Helpandi, dikirim berkas?" tanya hakim kepada Merry Purba.

"Saya menelepon Helpandi, tolong diantarkan dulu berkas, lampiran duplik dari penasihat hukum akan dipelajari," jawab Merry.

Baca: Merry Purba Merasa Dikorbankan dalam Kasus Suap

Akhirnya, Helpandi masuk ke ruangan kerja Merry Purba di lingkungan PN Medan. Dia menyerahkan berkas sesuai dengan permintaan Merry.

Namun, wanita yang pernah berprofesi sebagai penasihat hukum itu mengungkapkan tidak ada komunikasi apapun antara dirinya dengan Helpandi.

"Apa yang dibicarakan?" tanya hakim

"Tidak ada. Kami langsung pulang," jawab Merry.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved