Pemilu 2019

Soal Putusan Hitung Cepat MK, KPU Perlu Perjelas Waktu Penutupan TPS

Kalau ketentuan itu dilanggar, maka ada ancaman pidana penjara maksimal satu tahun dan denda maksimal 18 juta rupiah kepada pelaksana ‘quick count’

Soal Putusan Hitung Cepat MK, KPU Perlu Perjelas Waktu Penutupan TPS
POROS JAKARTA
Said Salahudin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu pertegas waktu penutupan TPS sehubungan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang publikasi quick count pada hari pemungutan suara Rabu (17/4/2019) baru bisa dilakukan pukul 15.00 WIB.

Demikian disampaikan, Direktur Sinergi masyarakat untuk demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin kepada Tribunnews.com, Selasa (16/4/2019).

Ketika MK menyatakan Pasal 449 ayat (5) dan Pasal 540 ayat (2) UU 7/2017 tetap konstitusional, itu artinya lembaga survei baru boleh mengumumkan hasil ‘quick count’ dan ‘exit polling’ dua jam setelah pemungutan suara ditutup untuk waktu Indonesia Bagian Barat.

Kalau ketentuan itu dilanggar, maka ada ancaman pidana penjara maksimal satu tahun dan denda maksimal 18 juta rupiah kepada pelaksana ‘quick count’ dan ‘exit polling’.

Masalahnya, menurut Said Salahudin, sekalipun melalui Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2019 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara KPU telah menentukan waktu pemungutan suara berakhir pada pukul 13.00.

"Tetapi saat ini beredar informasi di masyarakat bahwa pukul 13.00 bukanlah waktu berakhirnya pemungutan suara, melainkan waktu pendaftaran bagi Pemilih untuk memberikan suara," ujar Said Salahudin.

"Informasi yang keliru itulah yang menurut saya perlu diklarifikasi oleh KPU," jelas Said Salahudin.

Sebab, kata dia, tidak sedikit dari masyarakat yang memperoleh informasi tersebut justru dari Penyelenggara Pemilu di level bawah.

Baca: MK: Batas Waktu Pengumuman Hitung Cepat untuk Lindungi Kemurnian Suara

Jika informasi itu tidak segera diluruskan oleh KPU, maka dikhawatirkan tahap pemungutan suara masih tetap akan dilanjutkan oleh KPPS walaupun waktu sudah melampaui pukul 13.00.

"Ini bisa menjadi masalah bagi lembaga yang merilis hasil hitung cepat," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved