Minggu, 12 April 2026

Densus 88 Bekuk Enam Terduga Teroris Pimpinan Solikin di Bekasi dan Tegal

Dari enam terduga terduga teroris yang ditangkap, kata Dedi, satu meninggal dunia ditembak anggota Densus 88

Vincentius Jyestha
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama dua hari kemarin, Mabes Polri mengungkapkan total ada enam terduga teroris yang berhasil dibekuk, yakni di Bekasi dan di Tegal.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan mereka adalah satu kelompok teroris yang dipimpin SL alias Solikin dan merupakan bagian jaringan JAD Lampung.

Baca: Detik-detik Terduga Teroris Meledakkan Diri, Saksi Mata : Ada Kepulan Asap dan Suara Tembakan

SL dibekuk lebih dulu di Babelan, Bekasi, Sabtu (4/5/2019).

Dari enam terduga terduga teroris yang ditangkap, kata Dedi, satu meninggal dunia ditembak anggota Densus 88.

Yakni T (34) di Jatikramat, Bekasi.

Dedi menjelaskan, pada Sabtu (4/5/2019) ada tiga terduga teroris yang dibekuk. Mereka adalah SL (34) alias Solikin, yang merupakan pimpinan kelompok dan ahli merakit bom, AN (20) dan MC (28).

SL ditangkap di Jalan Pondok Ungu Permai Sektor V, Bahagia, Babelan, Bekasi, pada Sabtu sekira pukul 04.34.

"Ia merupakan DPO atau buronan kami karena bagian kelompok JAD Lampung," kata Dedi di Mabes Polri, Senin (6/5/2019).

Sedangkan AN (28) ditangkap di Jalan Keramat Kedongdong, Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Sabtu sekitar pukul 08.49.

"Ia menyembunyikan DPO kelompok JAD Lampung," kata Dedi.

Sementara MC katanya ditangkap di Jalan Waringin, Gang13 Nomor 27, RT 4 RW 4, Kelurahan Mintaragen, Kecamagan Tegal Timur, Jawa Tengah, Sabtu pukul 14.30.

"Keterlibatannya juga karena menyembunyikan DPO JAD Lampung," kata Dedi.

Dari penangkapan ketiganya kata Dedi kemudian Densus 88 melakukan pengembangan dan menangkap tiga orang lainnya di Bekasi.

Yakni MI yang juga berperan membuat bom dengan bahan TATP bersama Solikin serta menyembunyikan DPO, S dan T.

"Kemudian kami tangkap IF alias Samuel juga di Bekasi. Samuel ini memiliki kemampuan merakit bom yang lebih senior dibanding SL," kata Dedi.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved