Breaking News:

Mudik Lebaran 2019

Ini Kata Kemenhub Soal Penyebab Penumpang Tunggu Bus Hingga Beberapa Jam

Ia membantah one way dijadikan alasan dibalik 'lamanya' waktu para penumpang dalam menunggu angkutan mereka.

BKIP Kementerian Perhubungan
Menhub Budi Karya Sumadi melihat progress penutupan Gerbang Tol Cikarang Utama yang akan dialihkan ke dua titik yaitu di Gerbang Tol Cikampek Utama yang berada di kilometer 70 dan Gerbang Tol Kahuripan Utama (kilometer 67) untuk memperlancar arus mudik lebaran tahun ini. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penerapan sistem satu arah (one way) pada Tol Trans Jawa dinilai menjadi penyebab adanya penumpukan penumpang di sejumlah terminal yang ada di Pulau Jawa, selama masa arus balik Lebaran 2019.

Mengetahui hal itu, Kepala Balitbang Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Sugihardjo dalam update terkini informasi Arus Balik Lebaran 2019, langsung memberikan penjelasan.

Menurutnya, penyebab terjadinya penumpukan di banyak terminal di pulau Jawa adalah para penumpang yang memang sengaja memilih menunggu bus-bus yang mereka inginkan.

Padahal ada bus alternatif yang bisa mereka gunakan untuk kembali ke Jakarta.

Baca: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Senin 10 Juni 2019: Jangan Mudah Terpengaruh Orang Lain Aries!

Ia membantah one way dijadikan alasan dibalik 'lamanya' waktu para penumpang dalam menunggu angkutan mereka.

"Jadi, itu karena penumpang menunggu PO favorit, sehingga meskipun ada PO lain, penumpang tetap menunggu PO tertentu yang busnya belum datang," ujar Sugihardjo, di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Minggu (9/6/2019).

Selain itu, Sugihardjo juga meyakinkan kepada Organisasi Angkutan Darat (Organda) yang dianggap khawatir lantaran menilai penerapan sistem tersebut bisa berimbas pada rute bus mereka.

Ia menegaskan, sistem satu arah (one way) pada Tol Trans Jawa tidak akan mempengaruhi rute bus.

"Saya sudah cek waktu balik bus yang kembali ke Timur karena ada one way ke arah Barat, (saya lihat) juga tidak terjadi apa yang dikhawatirkan," jelas Sugihardjo.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved