Pilpres 2019

Kebelet Ingin Pipis, Hakim MK Bilang 'Tertular' Saksi 02, Peserta Sidang Tertawa

Sontak alasan keluar dari ruang sidang tersebut membuat para peserta sidang di MK tertawa.

Kebelet Ingin Pipis, Hakim MK Bilang 'Tertular' Saksi 02, Peserta Sidang Tertawa
Tribunnews/Jeprima
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman (tengah) memimpin sidang sengketa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019). Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum atau Sengketa Pilpres 2019 mengagendakan pembacaan tanggapan pihak termohon dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pihak terkait dalam hal ini Tim Kampanye Nasional (TKN). Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hakim Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat mendadak mengajukan izin untuk keluar dari ruang sidang, Jumat (21/6/2019)

Saat keluar ruang sidang, Arief berkelakar telah tertular oleh saksi 02.

Sontak alasan keluar dari ruang sidang tersebut membuat para peserta sidang di MK tertawa.

Mulanya agenda hingga pukul 21.30 WIB adalah menguji ahli dari TKN Jokowi-Maruf yakni Ahli hukum Edward Omar Sharif Hiariej atau akrab disapa prof Eddy.

Saat itu Arief Hidayat memberi kesempatan Hakim MK Enny Nurbaningsih untuk bertanya pada ahli TKN Jokowi-MAruf

"Ada Prof Enny," kata Arief Hidayat.

Baca: Saksi Prabowo-Sandi Kebelet Ingin Pipis Saat Dicecar Pertanyaan oleh Hakim MK

Arief Hidayat lantas melontarkan candaan yang sebelumnya juga sempat membuat cair suasana ruang sidang MK.

"Ini putri saya tidak berani mengukur usia karena masih sangat rawa," kata hakim MK Arief Hidayat.

Seketika Enny Nurbaningsih menimpali kelakar Hakim MK Arief Hidayat dengan tertawa.

Enny Nurbaningsih membuka perbincangan dengan estimasi waktu selesai sidang MK.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved