Pejabat Kemenpora Ditangkap KPK

Aspri Menpora Akui Berikan 'Uang Kopi' dari Sekjen KONI Kepada Anak Imam Nahrawi

Asisten pribadi Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum, mengaku pernah mendapatkan uang dari Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy

Aspri Menpora Akui Berikan 'Uang Kopi' dari Sekjen KONI Kepada Anak Imam Nahrawi
TRIBUN/IRWAN RISMAWAN
Asisten Pribadi Menpora Miftahul Ulum meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (3/1/2019). Miftahul diperiksa terkait kasus korupsi dana hibah dari pemerintah kepada KONI. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asisten pribadi Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum, mengaku pernah mendapatkan uang dari Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy yang telah menjadi terpidana kasus suap dana hibah KONI dari Kemenpora.

Hal tersebut diungkapkan Ulum saat bersaksi untuk terdakwa Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga pada Kemenpora, Mulyana di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Ulum mengaku meminta uang yang disebutnya sebagai 'Uang Kopi' saat bertemu Ending di Plaza Senayan pada tahun 2017.

Pengakuan Ulum tersebut setelah mendapatkan pertanyaan dari Jaksa KPK, Ronald F Worotikan.

Baca: Susul Bawaslu, Besok KPU Serahkan Jawaban dan Alat Bukti Kepada MK

Baca: Jubir Jusuf Kalla Sebut Tidak Ada Larangan Wakil Presiden Kenakan Sarung

Baca: Pos Polisi di Siluwok Kulonprogo Ditembak Orang Tak Dikenal, Kacanya Berlubang

Baca: Komentari Ujaran Ikan Asin Galih Ginanjar, Sunan Kalijaga Singgung Kejahatan Luar Biasa

"Hanya uang kopi pribadi saja," ujar Ulum di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).

Ulum mengatakan bahwa Ending sendiri yang memberikannya saat bertemu dengannya.

Pertemuan tersebut, menurut Ulum, terjadi tanpa direncanakan.

Pria yang mengaku sebagai mantan sopir Imam Nahrawi ini sempat berkelit ketika ditanya orang yang bersama dirinya saat pertemuan dengan Ending.

Asisten pribadi Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum 789
Asisten pribadi Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum, saat bersaksi untuk terdakwa Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga pada Kemenpora, Mulyana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (4/7/2019)

Awalnya dirinya mengatakan teman, lalu berubah menjadi adik.

Ulum sempat mengatakan bahwa dirinya bersama adik kandungnya, namun berubah lagi menjadi "adik-adikan".

Halaman
123
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved