Pengamat: 60 Persen Gerindra Ingin Gabung Pemerintahan

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti memprediksi sebesar 60 persen kemungkinan Partai Gerindra

Pengamat: 60 Persen Gerindra Ingin Gabung Pemerintahan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai mengadakan pertemuan tertutup di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Pertemuan tersebut sebagai silaturahmi serta membahas berbagai persoalan bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti memprediksi sebesar 60 persen kemungkinan Partai Gerindra memiliki keinginan untuk bergabung dengan pemerintahan.

Hal tersebut disampaikannya melihat dari peristiwa pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Joko Widodo di Stasiun MRT Lebak Bulus serta pertemuan Prabowo dan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri beberapa hari lalu.

“Kalau menurut pengamatan saya sebesar 60 persen Partai Gerindra memiliki keinginan untuk bergabung ke pemerintahan.

Pertemuan-pertemuan tersebut tak mungkin hanya sekadar rekonsiliasi, pasti ada target yang ingin dicapai Gerindra dengan bergabung ke pemerintahan,” ungkap Ray.

Hal itu disampaikannya dalam diskusi bertajuk “Meraba Langkah Kuda Mega dan Surya” di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7/2019).

Baca: 36 Korban Keracunan Massal di Mendoyo Jembrana Berangsur Pulih

Baca: Nia Ramadhani Marahi Anaknya Pakai Nada Tinggi, Sahabat Puji Istri Ardi : Ini Emak-emak Sabar Banget

Baca: Erupsi Gunung Tangkuban Perahu, SPBU Pertamina Tetap Beroperasi

Baca: Prediksi Susunan Pemain Madura United vs Badak Lampung FC di Liga 1 2019, Rotasi Pemain Tuan Rumah

Namun Ray mengatakan pertemuan-pertemuan itu juga memberi dampak yang berbeda kepada dua belah pihak.

“Dalam pertemuan Jokowi dan Prabowo yang lebih banyak diuntungkan secara politik Pak Jokowi, dan Pak Prabowo lebih dirugikan karena banyak pendukungnya yang merasa kecewa dengan menyatakan Pemilu belum selesai.”

“Sementara melalui Megawati, Prabowo ingin menyampaikan sesuatu yang tujuan akhirnya kepada Pak Jokowi, lalu Ibu Mega kemarin mengatakan beliau bisa menyampaikan ke Pak Jokowi tapi alangkah baiknya bila Pak Prabowo menyampaikan langsung.

Pertanyaannya kan apalagi yang mau disampaikan Prabowo ke Jokowi, pasti ada keinginan masuk koalisi pemerintahan,” pungkasnya.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved