Demo di Jakarta
Usai Diperiksa Polisi 7 Jam, Sherina Sepakat Kembalikan Kucing Uya Kuya
Sherina diperiksa 7 jam soal kucing Uya Kuya. Sepakat damai, lima ekor akan diserahkan minggu depan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Musisi dan aktris Sherina Munaf akhirnya sepakat mengembalikan lima ekor kucing milik anggota DPR RI Surya Utama alias Uya Kuya, setelah menjalani pemeriksaan selama tujuh jam di Polres Metro Jakarta Timur, Jumat (12/9/2025).
Kesepakatan tercapai setelah Sherina memberikan klarifikasi terkait keberadaan hewan peliharaan tersebut, yang sebelumnya ia selamatkan pasca insiden penjarahan rumah Uya Kuya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, menyatakan bahwa kedua pihak menunjukkan niat baik dalam menyelesaikan persoalan.
“Alhamdulillah, setelah klarifikasi, kedua belah pihak ini menunjukkan niat baik. Bapak Uya memiliki hak kepemilikan kucingnya, sementara Sherina juga memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi,” ujar Alfian.
Polres bertindak sebagai mediator dalam proses klarifikasi dan penyerahan.
“Dengan niat baik ini, masalah dapat diselesaikan secara damai, kekeluargaan, dan saling menghormati,” lanjutnya.
Kuasa hukum Sherina, Adit, menegaskan bahwa kliennya tidak memiliki niat untuk menahan atau mengambil alih kepemilikan kucing tersebut.
“Sebenarnya tidak ada niatan apapun dari Sherina, ini murni karena alasan kemanusiaan. Ada kesepakatan bahwa minggu depan akan dilakukan penyerahan terhadap kucing-kucing tersebut,” kata Adit.
Baca juga: Gaji-Tunjangan Nafa Urbach, Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya Selama jadi Anggota DPR, Kini Distop
Total ada lima ekor kucing milik Uya Kuya yang saat ini berada di bawah perawatan Sherina.
Beberapa di antaranya ditemukan dalam kondisi kurang sehat dan sempat dirawat di klinik hewan.
Sherina sebelumnya aktif membantu pencarian kucing-kucing tersebut setelah rumah Uya Kuya dijarah massa pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025.
Rumah Uya Kuya merupakan satu dari lima kediaman pejabat negara yang dirusak dan dijarah oleh massa tak dikenal.
Insiden itu terjadi bersamaan dengan demonstrasi besar-besaran di sejumlah daerah, dipicu oleh kematian pengemudi ojek online Affan Kurniawan (21) yang tewas tertabrak kendaraan taktis Brimob saat menyeberang di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
Kemarahan publik semakin memuncak setelah muncul sorotan terhadap besarnya tunjangan rumah anggota DPR yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat.
Selain rumah Uya Kuya, kediaman Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Nafa Urbach, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menjadi sasaran amuk massa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kuasa-hukum-Sherina-Munaf-Adit-Kapolres-Metro-Jakarta-Timur-Kombes-Alfian-Nurrizal-Uya-Kuya.jpg)