Kabinet Jokowi

Diisukan Jadi Menteri Jokowi, Yusril Mengaku Belum Ada Pembicaraan

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu diisukan akan menduduki posisi Menteri Hukum dan HAM hingga menjabat sebagai Jaksa Agung

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Yusril Ihza Mahendera kerap diisukan menjadi menteri pemerintahan Jokowi-Maruf, setelah dirinya memenangkan pasangan tersebut dalam gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu diisukan akan menduduki posisi Menteri Hukum dan HAM hingga menjabat sebagai Jaksa Agung.

Baca: Usai Bertemu Jokowi, Yusril: Banyak Tokoh PBB Sangat Pantas Masuk Kabinet

Ketua Tim hukum 01, Yusril Ihza Mahendra saat ditemui sebelum persidangan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019).
Ketua Tim hukum 01, Yusril Ihza Mahendra saat ditemui sebelum persidangan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019). (Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com)

Menanggapi isu tersebut, Yusril Ihza Mahendra menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi.

Tetapi hingga saat ini belum ada pembicaraan terkait hal itu secara empat mata.

"Sampai hari ini belum ada pembicaraan tentang masalah itu (posisi di kabinet)," ujar Yusril Ihza Mahendra di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Yusril Ihza Mahendra mengaku pertemuan dengan Jokowi bersama 45 pengurus PBB hanya untuk bersilahturahmi usai pesta demokrasi yang berlangsung lima tahun sekali.

"Pak Jokowi mengatakan terima kasih kepada PBB yang sudah membantu beliau dan juga keaktifan dari kami semua dalam sidang di MK," kata Yusril Ihza Mahendra.

Baca: Karding: Menteri Harus Lebih Gila dari Presidennya

Dalam pertemuan tersebut, kata Yusril, tidak menyinggung susunan kabinet maupun penyodoran nama-nama kader PBB untuk dijadikan sebagai menteri periode 2019-2024.

"Lebih baik bersifat pasis saja, terserah kepada Presiden. Jadi presiden akan memilih siapa, akan menunjuk siapa yasudah. Kita tahu PBB ada banyak tokoh yang segitu pantas untuk masuk pemerintahan," ujar Yusril Ihza Mahendra.

Halaman
1234
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved