Dua Kali Mangkir, KPK Pastikan 2 Tersangka Kasus SKL BLBI Sandang Status DPO

"Saya belum tau teknisnya seperti apa. Tetapi, kemarin dari deputi sudah menyiapkan itu (surat DPO Sjamsul dan Itjih Nursalim)," tegas Saut

Dua Kali Mangkir, KPK Pastikan 2 Tersangka Kasus SKL BLBI Sandang Status DPO
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (29/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menyebut dua tersangka kasus korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI) menyandang status sebagai buronan atau Daftar Pencarian Orang (DPO).

Keduanya adalah pemegang saham pengendali Bandk Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim.

Baca: Kasus SAT Terkait BLBI, KPK Hanya Bisa Gugat Perdata

"Iya, udah. Iya DPO, iya," ucap Saut Situmorang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (2/8/2019).

Saut belum dapat menjelaskan lebih rinci kepada awak media Informasi detail terkait DPO kedua tersangka tersebut.

"Tinggal kita berikutnya seperti apa kita tunggu dulu," katanya.

Saat ditanya apakah surat DPO Sjamsul dan Itjih sudah diserahkan ke pihak Interpol, Saut juga belum dapat memastikan hal itu.

Namun, dia memastikan surat DPO ke Interpol sudah disiapkan.

"Saya belum tau teknisnya seperti apa. Tetapi, kemarin dari deputi sudah menyiapkan itu (surat DPO Sjamsul dan Itjih Nursalim)," tegas Saut.

Sjamsul dan Itjih diketahui telah dua kali mangkir dari panggilan KPK sebagai tersangka dalam perkara yang merugikan keuangan negara sebanyak Rp4,58 miliar ini, yakni pada 28 Juni 2019 dan 19 Juli 2019.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved