Kabinet Jokowi

Sempat Jadi Andalan, Peran Luhut Bakal Tersingkir di Periode II Jokowi

Bukan cuma diandalkan dan mampu bekerja baik, secara finansial Luhut juga terbilang cukup kuat.

Sempat Jadi Andalan, Peran Luhut Bakal Tersingkir di Periode II Jokowi
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Refly Harun 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Politik Refly Harun menilai Luhut Binsar Panjaitan masih punya peranan kuat dalam lingkaran tokoh di sekitar Joko Widodo.

Luhut dinilai mendapatkan kepercayaan besar dari Jokowi untuk mengurusi masalah-masalah politik yang ada.

Bukan cuma diandalkan dan mampu bekerja baik, secara finansial Luhut juga terbilang cukup kuat.

"Jadi the degree of trust, tingkat kepercayaan pak Jokowi terhadap pak Luhut itu tinggi, karena dia workable dan tentu secara finansial pun dia kuat," ungkap Refly saat ditemui dikawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2019).

Baca: Viral di Instagram, Hotman Paris Gelar Sayembara Berhadiah Fantastis untuk Temukan HPnya yang Hilang

Kedekatan Luhut dengan Jokowi cukup jelas terlihat ketika dirinya tetap menjalankan fungsi yang sama meski jabatannya terus berganti.

Semisal ketika Luhut menjadi Kepala Kantor Staf Presiden, kemudian berganti menduduki Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), berubah lagi menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menkomaritim), Luhut tetap menjalankan fungsinya mengurusi masalah-masalah politik.

Baca: Dua Bulan Sebelum Meninggal, Sang Ayah Ungkap Aurellia Tunjukkan Gelagat Tak Biasa

"Luhut ini menurut saya punya kedekatan lebih dibandingkan yang lain. Karena itu jabatannya bisa berganti tapi fungsinya dalam tanda kutip 'utusan Jokowi' menyelesaikan masalah politik tidak berubah," jelas dia.

Namun memasuki periode kedua pemerintahan Jokowi, peran Luhut lambat laun bergeser karena PDI-P sebagai penyokong terbesar Jokowi disebut tak begitu suka dengan sosok Luhut.

Ditambah baru-baru ini Partai Nasdem dan lingkaran disekitar Jokowi mencuatkan persaingan dalam perebutan posisi di pemerintahan.

Baca: Mensos Beri Bantuan untuk Korban Terdampak Gempa di Pandeglang

Kans Luhut kembali masuk kabinet kerja jilid II Jokowi masih sulit untuk dibaca.

"Kalau periode kedua ini, Luhut kan bukan lingkaran PDI-P. Sudah rahasia umum PDI-P sebagai penyokong terbesar saham Jokowi tidak begitu suka. Dalam politik biasa lah intrik politik," ungkap Refly.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved