KPU Klaim Penerapan e-Rekap Bisa Kikis Human Error

Wahyu Setiawan mengklaim penggunaan sistem rekapitulasi hasil suara Pemilu berbasis teknologi atau biasa disebut e-rekap dapat meminimalisir faktor ke

KPU Klaim Penerapan e-Rekap Bisa Kikis Human Error
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan di Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019) petang. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan mengklaim penggunaan sistem rekapitulasi hasil suara Pemilu berbasis teknologi atau biasa disebut e-rekap dapat meminimalisir faktor kesalahan human error.

Indonesia pun menurutnya, punya modal untuk menerapkan itu.

"Bisa. Sebenarnya kan kita punya modal ya, terlepas dari berbagai kelemahan," ungkap Wahyu di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019).

Modal yang dimaksud Wahyu mengacu pada pemanfaatan sistem informasi penghitungan suara (Situng) yang telah diterapkan oleh KPU pada dua periode Pemilu belakangan, yakni Pemilu 2014 dan 2019.

Terlepas dari kesalahan input yang terjadi, menurutnya Situng adalah tonggak dari wujud nyata penggunaan teknologi informasi dalam proses merekap hasil suara Pemilu.

Baca: Pengin Bisa Berada di Sekolah Hingga 20 Tahun ke Depan, Maudy Ayunda Kepikiran Jadi Guru

Baca: Galih Ginanjar Akui Betah di Sel Tikus, Barbie Kumalasari Sebut Sang Suami Justru Sakit

Baca: Divonis Kanker, Cinta Penelope Kini Habiskan Ratusan Juta Rupiah untuk Sekali Pengobatan

"Sekali lagi, memang masih banyak hal dalam Situng yang masih perlu disempurnakan, tetapi secara umum situng itu efektif," ungkap dia.

KPU sendiri juga sudah mewacanakan penerapan sistem rekapitulasi hasil suara alias e-rekap untuk dipakai pada Pilkada 2020 mendatang.

Komisioner KPU RI Pramono Ubaid mengatakan pihaknya sedang menakar, dan memperhitungkan peluang penggunaan e-rekap untuk penyelenggaraan Pemilu ke depan.

Tapi meski sudah melempar wacana ini, KPU tak mau terburu-buru menerapkannya pada skala nasional.

Halaman
123
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved