Kasus Bahar Bin Smith

Habib Bahar bin Smith Dieksekusi Jadi Narapidana Lapas Pondok Rajeg Bogor, Begini Kondisinya

Habib Bahar bin Smith dieksekusi menjadi narapidana di Lapas Kelas IIA Cibinong (Lapas Pondok Rajeg), Kabupaten Bogor

Habib Bahar bin Smith Dieksekusi Jadi Narapidana Lapas Pondok Rajeg Bogor, Begini Kondisinya
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Terdakwa Habib Bahar bin Smith melepas senyum kepada kuasa hukunya di sela-sela majelis hakim membacakan vonis dalam sidang kasus penganiayaan yang diselenggarakan Pengadilan Negeri (PN) Bandung di Gedung Arsip dan Perpustakaan, Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa (9/7/2019). Majelis hakim menjatuhkan vonis tiga tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider satu bulan kepada terdakwa Habib Bahar bin Smith karena terbukti bersalah menganiaya dua remaja, yaitu Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Habib Bahar bin Smith terpidana kasus penganiyaaan dieksekusi menjadi narapidana di Lapas Kelas IIA Cibinong (Lapas Pondok Rajeg), Kabupaten Bogor, Kamis (8/8/2019) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Kalapas Pondok Rajeg, Anak Agung Gde Krisna mengatakan bahwa ia menerima Habib Bahar bersama dua terpidana lainnya yakni Habib Basit dan Habib Agil atas perkara yang sama.

"Kondisinya sehat, (Habib Bahar) ngerokok dia tadi. Tiga-tiganya sehat. Tapi sekarang tim dokter kami sedang memeriksa kesehatannya dengan teliti kembali," kata Agung kepada TribunnewsBogor.com, Kamis malam.

Baca: Konsisten Bela Kriss Hatta dan Ibunda, Begini Respons Angela Tee Disebut Cocok Jadi Pasangan Kriss

Baca: Bursa Transfer: Resmi, Inter Milan Dapatkan Romelu Lukaku dari Manchester United

Dia menjelaskan setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, Habib Bahar dan dua rekannya iakan segera menjalani masa pengenalan lingkungan (mapenaling) maksimal selama 7 hari.

Kalapas Pondok Rajeg, Anak Agung Gde Krisna
Kalapas Pondok Rajeg, Anak Agung Gde Krisna

Habib Bahar akan ditempatkan ke blok narapidana bergabung dengan narapidana lain yang masih menjalani proses mapenaling.

"Selama masa mapenaling boleh dijenguk keluarga. Sabtu, Senin, Selasa, Rabu dan Kamis bisa besuk. Sama dengan jadwal warga binaan atau tahanan yang lain. Perlakuannya tidak ada istimewa, sama-sama terpidana yang sudah dieksekusi menjadi narapidana," ungkapnya.

Baca: Tekan Angka Stunting di Garut, KKP Sosialisasi Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan

Baca: Kata ICW soal Tak Lolosnya Basaria dalam Seleksi Capim KPK

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Kristanto mengatakan bahwa Habib Bahar divonis penjara 3 tahun di Pengadilan Negeri Bandung.

"Kalau Habib Bahar sesuai putusan Pengadilan Negeri Bandung 3 tahun, sedangkan yang Agil 2 tahun, kalau yang Basit 1 tahun. Sudah ingkrah," kata Kristanto.

Dia menjelaskan bahwa penempatan narapidana Habib Bahar di Lapas Pondok Rajeg merupakan keputusan pengadilan dan juga permintaan dari pihak keluarga.

Halaman
123
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved