Pengaturan Skor

13 Subsatgas Antimafia Bola Akan Bertemu Matangkan Konsep Pelaksanaan Tugas

13 Sub-satgas Antimafia Bola Jilid II akan melakukan pertemuan di Jakarta dipimpin Kasatgas Antimafia Bola Polri Brigjen Pol Hendro Pandowo.

13 Subsatgas Antimafia Bola Akan Bertemu Matangkan Konsep Pelaksanaan Tugas
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - 13 Sub-satgas Antimafia Bola Jilid II akan melakukan pertemuan di Jakarta dipimpin Kasatgas Antimafia Bola Polri Brigjen Pol Hendro Pandowo, Rabu (14/8/2019).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pertemuan dilakukan untuk mematangkan konsep pelaksanaan tugas di masing-masing sub-satgas.

"Besok masih ada pertemuan dengan mengundang 13 sub-satgas untuk mematangkan konsep pelaksanaan tugas di sub-satgas. Bekerjanya dengan pihak PSSI untuk mengawasi pertandingan di 13 wilayah, agar betul-betul jangan sampai terjadi pengaturan skor dalam setiap pertandingan," kata Dedi prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019).

Baca: Salat Idul Adha di Singapura, Segini Jumlah Hewan Kurban Syahrini dan Reino Barack

Baca: 15 Tempat Wisata Populer Dunia yang Sebaiknya Dihindari, Termasuk Times Square di NYC

Baca: Istri Kalap, Serang dan Melucuti Pakaian Wanita Perebut Suaminya

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menuturkan Satgas Antimafia Bola Jilid II juga akan fokus menyerap informasi dari masyarakat.

Terutama apabila dalam pertandingan ditemukan informasi dan bukti cukup kuat terkait pengaturan skor, maka Dedi mengatakan sub-satgas akan melakukan penegakan hukum secara awal.

"Nanti satgas pusat akan melakukan asistensi. Kalau dalam penyidikan tersebut ternyata melibatkan kelompok orang dalam pertandingan lain di beberapa wilayah, baru satgas pusat men-take over," katanya.

Tak terkait pengaturan skor

Ketua Majelis Hakim Kartim Haeruddin menyatakan Joko Driyono atau Jokdri terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah atas perusakan barang bukti sebagaimana diatur dalam pasal pasal 235 jo pasal 233 Pasal 55 ayat 1 ke-2 KUHP.

Namun dalam vonisnya, Kartim menyatakan perbuatan Joko Driyono tidak terkait dengan perkara pengaturan skor pertandingan di Banjarnegara Jawa Tengah sebagaimana Laporan Polisi yang dibuat Lasmi Indaryani.

Halaman
1234
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved