KPK Yakin Bisa Bawa Dirut Sandipala Arthaputra Paulus Tannos ke Indonesia

Saut Situmorang meyakini dapat menghadirkan Tannos untuk diperiksa sebagai tersangka

KPK Yakin Bisa Bawa Dirut Sandipala Arthaputra Paulus Tannos ke Indonesia
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (29/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, Paulus Tannos ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan, dapat menghadirkan Tannos yang kini tinggal di Singapura untuk diperiksa sebagai tersangka.

Baca: KPK Bidik Korporasi Terkait Kasus e-KTP

Sebab dalam persidangan terpidana kasus e-KTP Irman dan Sugiharto, KPK tak mampu menghadirkan Paulus Tannos ke dalam persidangan.

Tannos bersaksi melalui video jarak jauh dari Singapura

Wakil ketua KPK, Saut Situmorang menyampaikan sebelum menetapkan Tannos sebagai tersangka, penyidik telah melakukan interaksi terhadap Paulus Tannos.

Saut Situmorang meyakini dapat menghadirkan Paulus Tannos untuk diperiksa sebagai tersangka.

"Proses awal di penyelidikan sudah ada interaksi dengan PLS (Paulus Tannos). Jadi nanti bagaimana di penyidikan," ucap Saut Situmorang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Menurut Saut Situmorang, KPK akan bekerjasama dengan otoritas Singapura untuk membawa Paulus Tannos ke Gedung KPK Jakarta.

Hal ini dilakukan agar penyidik dapat menggali secara rinci soal keterlibatan Tannos dalam perkara e-KTP.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved