Politisi Senayan Ditangkap KPK

Terdakwa Bowo Sidik Tidak Ajukan Eksepsi

Setelah berkonsultasi dengan tim penasihat hukum, Bowo Sidik menyatakan tidak mengajukan eksepsi.

Terdakwa Bowo Sidik Tidak Ajukan Eksepsi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Tersangka kasus dugaan suap distribusi pupuk, Bowo Sidik Pangarso usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/4/2019). Bowo Sidik menjalani pemeriksaan lanjutan dalam kasus dugaan suap pelaksanaan kerja sama bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dan penerimaan lain terkait jabatan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis Hakim melanjutkan perkara suap dan gratifikasi yang melibatkan anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso ke tahap pemeriksaan perkara.

Sidang masuk ke tahap pembuktian tersebut karena terdakwa Bowo Sidik tidak mengajukan keberatan atau eksepsi terhadap dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Setelah berkonsultasi dengan tim penasihat hukum, Bowo Sidik menyatakan tidak mengajukan eksepsi.

"Lanjut persidangan," kata Bowo, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Setelah mendengarkan keterangan dari Bowo, ketua majelis hakim, Yanto, menanyakan kepada JPU pada KPK mengenai pengajuan saksi dan ahli untuk memperkuat dakwaan.

"Kapan menghadirkan saksi?" tanya Yanto kepada JPU pada KPK.

Baca: Dua Petani Ditangkap Saat Sembunyikan Sabu di Bawah Jok Motor

Kiki Ahmad Yani, JPU pada KPK mengungkapkan selama proses pemeriksaan di KPK, sebanyak 70 saksi telah dimintai keterangan untuk kepentingan berita acara pemeriksaan (BAP).

Untuk proses persidangan, pihaknya akan menghadirkan sebanyak 35 saksi.

Anggota DPR Bowo Sidik Pangarso menggunakan rompi oranye usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/3/2019). KPK menetapkan tiga orang tersangka yakni Anggota DPR Bowo Sidik Pangarso, Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia Asty Winasti, dan Seorang pihak swasta Indung serta mengamankan barang bukti uang sekitar Rp 8 miliar dalam pecahan Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu yang telah dimasukkan dalam amplop pada 84 kardus terkait dugaan suap pelaksanaan kerja sama pengangkutan di bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Anggota DPR Bowo Sidik Pangarso menggunakan rompi oranye usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/3/2019). KPK menetapkan tiga orang tersangka yakni Anggota DPR Bowo Sidik Pangarso, Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia Asty Winasti, dan Seorang pihak swasta Indung serta mengamankan barang bukti uang sekitar Rp 8 miliar dalam pecahan Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu yang telah dimasukkan dalam amplop pada 84 kardus terkait dugaan suap pelaksanaan kerja sama pengangkutan di bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Saksi di berkas ada 70 orang. Yang diagendakan untuk pembuktian 35 orang," kata dia.

Rencananya, sidang beragenda pemeriksaan saksi akan dilakukan pada Rabu 21 Agustus 2019.

Halaman
1234
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved