Peringatan Hari Konstitusi di MPR RI Dihadiri Wapres Jusuf Kalla, Berikut Suasana Terkini

MPR RI memperingati hari konstitusi di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlmen, Jakarta, Minggu, (18/8/2019).

Peringatan Hari Konstitusi di MPR RI Dihadiri Wapres Jusuf Kalla, Berikut Suasana Terkini
Rina Ayu/Tribunnews.com
Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor wapres RI, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - MPR RI memperingati hari konstitusi di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlmen, Jakarta, Minggu, (18/8/2019).

Dalam acara dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla tersebut juga akan digelar seminar Nasional berjudul 'evaluasi pelaksanaan Undang-undang Dasar Republik Indonesia 1945'.

Pantauan Tribunnews, peringatan hari konstitusi turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara salah satunya menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya, serta tamu undangan dari akademisi dan pelajar.

Untuk diketahui hari konstitusi diperingati pada18 Agustus berdasarkan Penetapan UUD 1945 sebagai Konstitusi Negara Republik Indonesia (NRI) oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPK-I) pada 1945 silam.

Adapun pelaksanaannya merujuk pada Keputusan Presiden (Kepres) nomor 18 tahun 2008 yang ditandatangani oleh SBY pada 10 September 2008.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri peringatan hari kontitusi yang digelar oleh MPR RI di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu, (18/8/2019).

Di dampingi Ketua MPR Zulkifli Hasan, Kalla hadir sekitar pukul 10.00 Wib.

Turut hadir sejumlah pimpinan MPR dan DPD diantaranya Oesman Sapta Odang, Hidayat Nur Wahid, Mahyudin, Ahmad Basarah, Nono Sampono, serta Akhmad Muqowam.

Selain itu hadir pula Menteri Kehutan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie, Mantan Ketua MA Bagir Manan, Mantan Hakim MK Maria Farida Indrati dan lainnya.

Dalam pidatonya Zulkifli mengatakan bahwa peringatan hari konstitusi sangat penting.

Ia berharap dengan peringatan hari konstitusi dapat mempersatukan bangsa Indonesia, menciptakan politik yang kondusif, serta hukum yang adil.

"Sehingga terciptanya masyarakat unggul dan Indonesia maju.Semoga kita bisa mengambil hikmah kecintaan terhadap konstitusi yang telah disepakati bersama," pungkas Zulkifli.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved