Akui Tak Bisa Jadi Menteri karena Cacat Hukum, Ahok Ungkap Alasan Tak Mundur dari Politik

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menegaskan dirinya tidak akan meninggalkan dunia politik.

Akui Tak Bisa Jadi Menteri karena Cacat Hukum, Ahok Ungkap Alasan Tak Mundur dari Politik
TRIBUNJATIM.COM
Soal Pilwali Surabaya 2020, Ahok Bongkar Tugas Partai Untuknya, Bakal Gantikan Wali Kota Risma? 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menegaskan dirinya tidak akan meninggalkan dunia politik.

Ahok mengungkapkan alasan mengapa dirinya menolak untuk mundur dari politik.

Hal ini disampaikannya lantaran saat ini ia terkesan menarik diri dari dunia pemerintahan.

Bahkan Ahok pernah menyatakan bahwa ia tidak mungkin bisa mengisi posisi menteri atau jabatan kepala daerah kendati memiliki peluang.

"Saya katakan pada teman, tadi kan bicara minoritas, banyak teman tanya kenapa tidak mundur dari politik. Kalau saya mundur, nanti semua minoritas pikir bisa ditekan mundur dong, Ahok aja mundur," kata Ahok kepada wartawan usai menjadi pembicara di Universitas Kristen Petra, Surabaya, Senin (19/8/2019).

Baca: Anggaran Pin Emas Anggota DPRD DKI Rp1,3 Miliar, Staf Ahok Bereaksi: Saya Tak Mengejar Kemewahan!

Karena alasan itulah, Ahok sampai saat ini tetap memilih berada di dunia politik dan menjadi kader PDI Perjuangan (PDI-P).

Ia tidak ingin masyarakat minoritas menjadi takut untuk mewujudkan mimpinya.

"Kalau Ahok saja petarung mundur, gimana yang lain bisa muncul?" ujar dia.

Jadi presiden perusahaan rintisan

Baru-baru ini, Ahok tengah mengikuti tren hadirnya perusahaan rintisan atau startup yang berkembang di Tanah Air.

Bahkan, melalui Instagram pribadinya @basukibtp, Ahok mengumumkan akan segera merilis startup miliknya yang diberi nama "Jangkau".

Jangkau nantinya akan hadir dalam aplikasi untuk smartphone android dan bisa diunduh di Google Playstore.

"Makanya saya gunakan istilah startup. Kalau startup yang jadi unicorn berapa? Paling satu persen yang jadi unicorn. Jadi walaupun enggak mungkin, minimal saya banyak menciptakan startup," kata Ahok.

Ia ingin anak-anak muda Indonesia tumbuh dan berkembang dan berani menggapai cita-cita setinggi langit.

"Saya pengin anak-anak muda semuanya harus berani mau jadi presiden."

"Soal kamu enggak jadi unicorn, ya, itu bicara garis tangan. Tapi jangan mundur."

"Jadi kalau ditanya saya siapa, ya saya startup presiden," tutur Ahok.

Ahok dan Mantan Istrinya Veronica Tan Didorong Jadi Calon Wali Kota di Pilkada

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok BTP diwacanakan jadi calon wali kota Surabaya, Jawa Timur.

Tak hanya Ahok, bekas istrinya yakni Veronica Tan juga diusulkan jadi wali kota Medan, Sumatera Utara.

Sama dengan Ahok, Veronica Tan didorong untuk menjadi calon Wali Kota  dalam pemilihan kepala daerah tahun 2020.

Beberapa waktu lalu muncul spanduk di Surabaya bahwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok BTP disebut sebagai salah satu kandidat potensial Wali Kota Surabaya menggantikan Tri Rismaharini pada Pilgub 2020 mendatang.

Baca: Soal Pilwali Surabaya 2020, Ahok Bongkar Tugas Partai Untuknya, Bakal Gantikan Wali Kota Risma?

Menanggapi isu tersebut, Ahok BTP mengatakan bahwa tidak mungkin ia menjadi Calon Wali Kota Surabaya.

Halaman
1234
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved