3 Alasan Buat Cak Imin Terpilih Kembali Jabat Ketum PKB

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kembali terpilih sebagai ketua umum PKB periode 2019-2024 dalam Muktamar di Nusa Dua Bali.

3 Alasan Buat Cak Imin Terpilih Kembali Jabat Ketum PKB
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin kembali terpilih sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk periode 2019-2024 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kembali terpilih sebagai ketua umum PKB periode 2019-2024 dalam Muktamar di Nusa Dua Bali.

“Ada tiga alasan penting mengapa bisa terpilih kembali,” kata Yanuar Prihatin Ketua DPP PKB demisioner periode 2014-2019 dalam keterangannya, Rabu (21/8/2019).

Pertama, di bawah kepemimpinan Cak Imin, kondisi internal PKB telah terbukti bisa lebih stabil, harmonis dan lebih dinamis.

Faktor ini membuat PKB bisa berkonsenttasi untuk meningkatkan prestasi dukungan dan perolehan kursi dalam pemilu.

“Para kader dan pengurus PKB di berbagai tingkatan bisa fokus pada peningkatan kinerja tanpa direpotkan oleh konflik internal partai,” ujar anggota Komisi II DPR RI ini.

Situasi ini secara langsung membawa dampak psikologis yang kuat bagi fungsionaris partai dan kader di berbagai daerah untuk memgambil manfaat nyata dalam pemilu dan pilkada.

“Aspek kemanfaatan bersama inilah yang diberikan Cak Imin kepada seluruh pengurus PKB di berbagai tingkatan yang telah membuat mereka solid mendukung kembali Cak Imin,” ujarnya.

Baca: The Winner, Band Besutan Posan Tobing Berusaha Eksis Lewat Media Sosial

Baca: Disebut Telantarkan Sang Putra, Nikita Mirzani Bocorkan Surat Pemeriksaan Psikologis dari Kak Seto

Kedua, kepemimpinan baru Cak Imin dinilai oleh para pengurus PKB membuks harapan baru yang lebih dinamis dan optimis ke depan.

“Cak Imin berkomitmen untuk modernisasi partai, penguatan sumber daya manusia, konsolidaai organisasi yang lebih fokus dan terarah,” tegas Yanuar.

Ketiga, di mata pengurus dan kader PKB Cak Imin dipandang sangat lihai dan ahli untuk membangun komunikasi politik yang kuat dengan berbagai kekuatan lainnya.

Ini adalah modal sosial PKB untuk bisa diterima dan tumbuh diantara berbagai perbedaan kepentingan.

“Dalam dunia politik, kemampuan komunikasi politik semacam ini sangat penting, dan hal itu sudah dibuktikan oleh Cak Imin dengan membawa PKB ke arah prestasi politik yang terus menanjak,” ujar Yanuar Prihatin.

Editor: Ferdinand Waskita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved