Kasus Suap Politisi Senayan

Penyuap Politikus Golkar Bowo Sidik Pangarso Divonis 1,5 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan vonis kepada penyuap Bowo Sidik Pangarso berupa pidana penjara 1,5 tahun

Penyuap Politikus Golkar Bowo Sidik Pangarso Divonis 1,5 Tahun Penjara
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK), Asty Winasti menjalani sidang dengan agenda dakwaan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (19/6/2019). Jaksa Penuntut Umum KPK mendakwa Asty Winasti melakukan suap terhadap mantan anggota DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso dengan memberikan uang fee sebesar 153.783 dolar AS dan Rp311,022 juta dalam kerja sama pengangkutan pupuk dengan PT HTK. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan vonis kepada General Manager Komersial PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasty berupa pidana penjara selama satu tahun enam bulan dan denda Rp 50 juta subsider 4 bulan kurungan.

Asty terbukti menyuap anggota komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso sebesar Rp 311.022.932 dan 158.733 dollar Amerika Serikat.

Asty bersama-sama Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia Taufik Agustono telah menyuap anggota komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso.

Baca: Maruf Amin Disambut Salawat Saat Hadir di Arena Muktamar PKB

Baca: KPK Sebut Gubernur Nurdin Basirun Terima Gratifikasi dari Sejumlah Pejabat di Kepulauan Riau

Baca: DPR Diminta Jangan Buru-buru Sahkan RUU Keamanan dan Pertahanan Siber

Baca: Pelabuhan Marunda yang Dibangun Karya Citra Nusantara Telah Sesuai Perjanjian

"Menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun 6 bulan dan denda Rp 50 juta subsider 4 bulan kurungan," kata majelis hakim, saat membacakan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Hukuman itu lebih rendah dari tuntutan JPU pada KPK, di mana Asty dituntut 2 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Asty Winasti saat menjalani sidang vonis
General Manager Komersial PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti saat menjalani sidang vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Uang itu diberikan agar Bowo Sidik membantu PT Humpuss Transportasi Kimia menjalin kerja sama pekerjaan pengangkutan dan sewa kapal dengan PT Pupuk Indonesia Logistik.

Hal itu mengingat Bowo merupakan anggota komisi VI DPR yang bermitra dengan Kementerian BUMN dan seluruh BUMN.

Selama persidangan, majelis hakim menilai hal yang memperberat hukuman terdakwa tidak mendukung program pemerintah terkait pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sedangkan, hal-hal yang meringankan, yaitu sepanjang persidangan telah berlaku sopan, masih mempunyai tanggungan anak, dan enyesali perbuatan.

Halaman
1234
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved