Breaking News:

Rusuh di Papua

TERKINI Rusuh di Papua, Wiranto Beberkan Soal Penumpang Gelap Seusai Rapat Terbatas dengan Jokowi

Jokowi menggelar rapat terbatas untuk membahas kerusuhan di Papua. Wiranto membeberkan soal penumpang gelap yang coba ambil keuntungan.

ISTIMEWA
Jokowi menggelar rapat terbatas untuk membahas kerusuhan di Papua. Wiranto membeberkan soal penumpang gelap yang coba ambil keuntungan. 

Setelah melakukan kunjungan di Jawa Tengah, Presiden langsung memimpin rapat terbatas membahas soal kerusuhan yang terjadi di Papua, Jumat (30/8/2019) malam.

Rapat tersebut digelar di Istana Merdeka dan dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri.

Baca: Kemarin Malam, Jokowi Panggil Sejumlah Menteri, Gelar Rapat Terbatas Bahas Gejolak di Papua

Baca: Ratapan Endang, Istri Sertu Rikson Korban Rusuh di Papua tak Henti Menangis Sambil Peluk Nisan

Rapat yang dimulai pukul 19.24 WIB dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, Kepala BIN Budi Gunawan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Saat membuka rapat, Jokowi menekankan soal pemberian tindakan tegas bagi mereka yang melanggar hukum.

"Rapat terbatas kita bahas mengenai penanganan di Papua dan saya berharap disampaikan jaga keamanan dan jaga ketertiban. Ada aturan keamanan, tindak tegas yang melanggar hukum," kata Jokowi dikutip dari Kompas.com.

Setelah menyampaikan kalimat pembuka, Jokowi menggelar rapat secara tertutup.

Tampak sejumlah pertokoan di salah satu ruas jalan di Kota Jayapura pada Jumat (30/8/2019) masih ditutup warga.
Tampak sejumlah pertokoan di salah satu ruas jalan di Kota Jayapura pada Jumat (30/8/2019) masih ditutup warga. (ISTIMEWA)

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, pemerintah telah mengantongi identitas pihak yang menjadi penumpang gelap dalam kerusuhan di Papua.

Dikatakan Wiranto, laporan lengkap soal adanya penumpang gelap tersebut telah dilaporkan kepada Jokowi dalam rapat terbatas.

Ada pihak yang disebut secara sengaja melakukan provoksi untuk menciptakan kekacauan.

"Memang rusuh ini ada yang menunggangi, mengompori, memprovokasi, ada yang sengaja dorong terjadi kekacauan," katanya, usia rapat terbatas.

Halaman
123
Penulis: Miftah Salis
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved