Seleksi Pimpinan KPK

Istana: 10 Nama Calon Pimpinan KPK Sudah Final, Tinggal Diserahkan Kepada DPR

Moeldoko menyatakan 10 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang telah diserahkan kepada Presiden Jokowi sudah menjadi keputusan final

Istana: 10 Nama Calon Pimpinan KPK Sudah Final, Tinggal Diserahkan Kepada DPR
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan 10 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) yang telah diserahkan kepada Presiden Jokowi sudah menjadi keputusan akhir atau final.

Moeldoko meyakini Presiden Jokowi tidak akan melakukan perubahan nama-nama.

Dalam beberapa hari ini, nama tersebut akan diserahkan kepada DPR.

Baca: Cerita Febriansyah, Nyaris Jadi Korban Kecelakaan Maut Tol Cipularang Hingga Batal Ikut Liburan

Baca: Kasus Tawuran Oknum Suporter Persik dan PSIM Yogya: Seekor Kelinci Juga Jadi Barang Bukti

Baca: Polisi Gadungan yang Diringkus Itu Beraksi di 11 Lokasi

"Ya sudah final lah. Masa seleksi dari sejumlah (ratusan) sampai dengan 10 itu kan sudah panjang. Di situlah peran masyarakat memberi masukan. Masa mau mundur lagi," kata Moeldoko, Selasa (3/9/2019) di Istana Kepresidenan Jakarta.

Dikonfirmasi soal nama 10 capim tersebut masih tetap diprotes ‎koalisi masyarakat sipil, Moeldoko menjawab selama ini Pansel Capim KPK sudah bekerja melakukan seleksi.

Pansel Capim KPK juga sudah menyerahkan hasil seleksi kepada Jokowi.

Sehingga, Presiden Jokowi tinggal mengirim nama-nama itu ke DPR.

"Tinggal nanti dilihat di DPR. Urutannya begitu. Jadi (Pansel Capim KPK) sudah menjalankan tugas, lapor presiden, (presiden) kirim ke DPR," imbuhnya.

Baca: Menkopolhukam Wiranto Bantah Indonesia Minta Tolong Amerika terkait Kasus Papua

Baca: Presiden Jokowi Bahas Implementasi Peta Jalan Industri 4.0

Moeldoko juga menyebut Jokowi sudah menyetujui sepuluh nama yang kemarin diserahkan Pansel Capim KPK.

Menurut dia, Jokowi telah menyerahkan tugas menjaring Capim KPK kepada Pansel, sehingga sudah memikirkan kredibilitas Pansel Capim KPK.

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved